Tantangan Perekonomian Makro Indonesia di Masa Depan

Perkiraan perekonomian Indonesia di masa depan
Waktu baca: 4 menit

Ekonomi nasional menjadi hal yang paling krusial dan bisa mempengaruhi reputasi sebuah negara. Terlebih lagi di masa sekarang ketika teknologi semakin berkembang dan kehidupan masyarakat internasional semakin borderless. Hal ini akan membuat tantangan perekonomian Indonesia semakin beragam. Setidaknya ada beberapa tantangan tersebut yang menjadi perhatian baik bagi pemerintah, pelaku sektor bisnis maupun masyarakat luas. Berikut di antaranya yang perlu diketahui.

Risiko kenaikan inflasi

Laju kenaikan inflasi nampaknya akan menjadi pusat perhatian pemerintah dari waktu ke waktu sebagai tantangan perekonomian Indonesia. Laju inflasi bila tidak ditangani dengan baik akan berdampak pada produk domestik bruto (PDB) nasional. Inflasi yang terkendali dirasa akan membuat perkenomian cukup stabil. Begitu pula bila mengalami penurunan inflasi maka tidak akan terjadi guncangan ekonomi yang berarti.

Kenaikan inlflasi sendiri bisa dipengaruhi beberapa faktor penyebab. Di antaranya adalah komponen harga yang telah diatur oleh pemerintah. Selain itu, biaya lain seperti surat kendaraan bermotor atau STNK, tarif listrik dan kenaikan harga bahan pokok turut mempengaruhi naiknya laju inflasi.

Tekanan nilai tukar mata uang

Nilai tukar mata uang
Tekanan nilai tukar mata uang jadi tantangan perekonomian makro Indonesia. Photo by Pixabay

Setelah inflasi, tantangan perekonomian nasional juga dihadapkan dengan nilai tukar mata uang yang fluktuatif. Hal ini rupanya juga dipengaruhi oleh tantangan perekonomian dunia. Jika nilai tukar mata uang rupiah mengalami keterpurukan maka dampaknya bisa dirasakan cukup berat bagi masyarakat luas. Seperti kenaikan harga barang-barang tertentu dan dapat memicu inflasi.

Akan tetapi para pengamat perekonomian makro berpendapat, fundamental ekonomi Indonesia lebih baik jika dibandingkan negara lain di kawasan regional. Meski begitu, tekanan nilai tukar tetap menjadi perhatian khusus pemerintah di masa depan.

Munculnya tren ekonomi digital

Indonesia juga merasakan imbas dari adanya Revolusi Industri 4.0 yang sedang melanda negara-negara di dunia saat ini. Alhasil, secara perlahan tapi pasti tren perekonomian nasional juga merambah pada ekonomi digital. Untuk kasus satu ini nampaknya Indonesia bisa mengambil peluang besar untuk meningkatkan pendapatan ekonomi nasional.

Namun, bukan berarti ini dapat berjalan mulus. Tren ekonomi digital justru menjadi tantangan perekonomian Indonesia yang cukup signifikan. Pemerintah pun dituntut untuk lebih sigap dalam menghadapi arus perubahan ekonomi digital ini. Kuncinya adalah selain melakukan edukasi kepada pelaku bisnis maupun masyarakat, pembangunan infrastruktur maupun teknologi yang mendukung juga diperlukan adanya regulasi mengenai ekonomi digital.

Misalnya saja, beberapa waktu lalu diterbitkan Perpres No.74/2017 mengenai Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik Tahun 2017-2019. Tentu, roadmap tersebut bisa dijadikan sebagai dasar hukum untuk penerapan ekonomi digital di tanah air mendatang.

Persaingan pasar bebas yang semakin ketat

Persaingan pasar bebas
Persaingan pasar bebas jadi tantangan bagi perkembangan ekonomi makro Indonesia. Photo by Pixabay

Sejak diterapkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015 lalu, membuat perekonomian antar negara Asia Tenggara semakin terintegrasi. MEA memiliki keuntungan bagi pemerintah untuk bagaimana lebih bersaing di tingkat global. Namun, di sisi lain keberadaan MEA juga dapat menjadi sebuah tantangan bila tidak ingin dikatakan sebagai ancaman perekonomian nasional.

Menerapkan MEA berarti harus siap dalam menghadapi persaingan pasar bebas. Masuknya produk-produk luar negeri dengan harga murah dan berkualitas baik dari Cina, Jepang, dan Singapura contohnya lambat laun menjadi ‘ancaman’ bagi produk lokal, baik langsung maupun tidak langsung. Produk lokal pun harus lebih berinovasi dan meningkatkan mutunya untuk bisa bersaing dengan produk luar negeri tersebut.

Didukung dengan langkah pemerintah memfasilitasi bisnis UMKM baik melalui gelaran pameran, mendorong untuk masuk dalam pemasaran melalui e-commerce, hingga program pelatihan dan pendampingan patut diapresiasi guna menjawab tantangan perekonomian Indonesia masa depan.

Pembangunan sumber daya manusia yang mumpuni

Masalah mengenai sumber daya manusia memang menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi negara-negara berkembang di dunia. Tak terkecuali untuk kasus di Indonesia. Menyambung dari poin di atas, dalam memenangkan persaingan di pasar bebas yang semakin ketat memang dibutuhkan sumber daya yang andal. Terlebih lagi saat ini perkembangan ekonomi dunia juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi.

Mau tidak mau pemerintah perlu mendorong masyarakat untuk terus berinovasi. Pelatihan maupun pendampingan hendaknya perlu dikembangkan. Begitu juga dengan program-program pembangunan sumber daya manusia lainnya. Fokusnya, tidak hanya terpusat pada wilayah perkotaan saja sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Melainkan pula di berbagai wilayah hingga pedesaan, sebab banyak potensi ekonomi menjanjikan tidak dikelola dengan baik.

Nantinya, bila program berjalan dengan baik masyarakat akan lebih baik dalam megelola potensi yang ada dan memiliki semangat bagaimana mengembangkan kehidupan yang lebih baik. Baik untuk keluarga, lingkungan hingga berpengaruh pada peningkatan ekonomi nasional.

Keamanan nasional

TNI menjadi bagian dalam keamanan nasional di Indonesia.
Kemanan nasional jadi hal penting dalam perkembangan perekonomian makro Indonesia. Photo by Merdeka.com

Selain beberapa hal di atas, faktor penting yang juga tidak kalah menjadi pusat perhatian pemerintah dalam tantangan perekonomian Indonesia adalah mengenai keamanan nasional. Faktor keamanan nampaknya menjadi poin penting hampir di semua negara di dunia dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Selain itu juga menjadi tolak ukur bagi investor untuk menanamkan investasinya di Indonesia.

Tindakan-tindakan yang dapat mengganggu keamanan nasional seperti aksi terorisme, cyber attack, aksi huru-hara hingga stabilitas politik dapat berpengaruh baik langsung maupun tidak langsung dalam perekonomian nasional. Beberapa waktu belakangan, tindakan terorisme sempat mengubah persepsi investor dan membuat nilai saham menjadi menurun. Namun, hal ini tidak berlangsung lama sebab situasi keamanan dapat segera pulih kembali.

Maka dari itulah, bila sistem keamanan nasional berjalan dengan baik maka di masa mendatang membawa perubahan ekonomi yang lebih baik pula. Itulah beberapa tantangan perekonomian Indonesia di masa mendatang. Namun, dengan langkah dan strategi yang tepat tantangan ekonomi tersebut dapat diatasi dengan baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat nantinya.

You may also like...

Leave a Reply