Strategi Memajukan UMKM dalam Era Digital Saat Ini

salah satu strategi memajukan UMKM ialah memilih produk yang akan dipasarkan.
Waktu baca: 3 menit

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bisnis yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Tidak heran bila UMKM menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan nilai pertumbuhan mencapai 60 persen. Namun, dengan banyaknya pelaku bisnis UMKM ini menjadikan makin banyak pula pesaingnya. Maka dari itu, para pelaku bisnis harus bisa menerapkan UMKM yang memanfaatkan perkembangan teknologi terkini.

Selain itu, UMKM juga harus menerapkan beberapa strategi yang bisa mendukung kemajuan dari bisnis yang dibangun. Dengan menerapkan strategi memajukan UMKM dengan benar, maka bisnis tersebut bisa menjadi usaha yang sukses dan bisa berjalan dengan lancar.

Berikut ini akan dijelaskan bagaimana strategi memajukan UMKM yang dirangkum dari berbagai sumber.

Tentukan produk yang akan dijual

UMKM
Jangan lupa untuk menentukan produk yang akan dijual. Photo by Pexels

Sebelum memulai bisnis, sudah pasti kamu harus menentukan produk apa yang ingin dijual. Produk yang dipilih harus yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari target konsumen. Oleh karena itu, kamu harus melakukan riset terkait pasar yang ingin kamu targetkan. Selain itu, kamu juga harus siap bersaing dengan pebisnis lain yang menjual produk yang sama. Berikan inovasi-inovasi sehingga produkmu bisa lebih unggul daripada pesaing lainnya.

Tentukan harga jual

Dalam menentukan harga jual suatu produk, kamu harus teliti dalam menghitung semua biaya yang dikeluarkan selama proses produksi berjalan. Meski banyak orang yang tertarik dengan harga murah, kamu tetap harus memikirkan biaya produksi yang kamu keluarkan. Dengan makin naiknya harga harus berbanding lurus dengan naiknya kualitas produk sehingga konsumen tidak akan lari.

Pilih lokasi

Setelah produk dan harga ditentukan, kamu harus memilih lokasi yang strategis dan ideal untuk memasarkan produkmu. Kamu bisa membuka lapak di pasar tradisional, atau bahkan berjualan secara online sehingga UMKM menjadi Go Digital. Jika memutuskan untuk berjualan secara online, lebih baik kamu memiliki website karena bisa menunjang nama brand dan bisnis dianggap lebih nyata. Kamu juga bisa membuka toko di platform marketplace yang sudah ada, seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Untuk membuka toko di platform tersebut pun bisa dikatakan mudah dan gratis. Kamu cukup mengikuti arahan dan peraturan-peraturan yang diberikan dari masing-masing marketplace hingga kamu bisa berjualan.

Sistem promosi

UMKM Maju
Promosi yang dilakukan bisa menjadi salah satu faktor untuk mengembangkan UMKM. Photo by Pixabay

Jangan lupa untuk melakukan promosi terkait produk yang akan kamu jual. Apalagi, jika produk yang kamu jual adalah produk baru. Namun, kamu harus lakukan riset terlebih dahulu agar promosi yang dilancarkan tidak salah sasaran. Dalam melakukan promosi, kamu bisa melakukannya melalui online dan offline. Untuk online, kamu bisa memulai promosi melalui media sosial seperi instagram, facebook, atau twitter. Dengan memanfaatkan media sosial tersebut, produkmu kemungkinan besar makin dikenal masyarakat luas. Sedangkan untuk offline, kamu bisa melakukan promosi dengan cara memberikan potongan harga yang menarik atau memberikan free tester agar masyarakat sekitar bisa mengerti dan memahami apa yang sedang kamu jual.

Baca juga: Peluang Bisnis Online yang Menjanjikan di 2019

Sumber daya manusia (SDM)

Dalam pemilihan Sumber Daya Manusia (SDM) haruslah orang-orang terbaik yang mengerti tentang bisnis sekaligus produk yang akan kamu pasarkan. Meski hanya usaha mikro, jika kamu memiliki karyawan yang pengetahuan dan pandangan bisnis yang bagus, maka bukan tidak mungkin bisnismu akan berjalan dengan baik dan berkembang secara pesat.

Itulah strategi untuk memajukan UMKM di era digital saat ini. Jika strategi di atas dijalankan dengan baik dan berhasil, maka bisa dipastikan bisnismu akan berjalan lancar.

You may also like...

Leave a Reply