Cara Menghitung Market Share untuk Mengetahui Seberapa Ketat Kompetisi Bisnis

Menghitung market share
Cara Menghitung Market Share untuk Mengetahui Seberapa Ketat Kompetisi Bisnis. Photo by Pixabay
Waktu baca: 4 menit

Dalam bisnis, kompetisi itu merupakan hal yang biasa. Sebagai pemilik usaha, kamu perlu tahu bagaimana cara menghitung market share. Secara sederhana, istilah inilah yang perlu kamu tahu agar bisa mengetahui seberapa kompetitif perusahaanmu di industri yang sudah dipilih.

Dengan mengetahui kompetisi tersebut, kamu juga bisa membuat kesimpulan bagaimana demand masyarakat dan juga seberapa besar peningkatan demand dari waktu ke waktu. Di sisi lain, market share ini juga bisa dijadikan patokan untuk mengetahui apakah perusahaan yang kamu miliki tingkat kompetisi berapa. Mungkin kamu tahu berapa banyak orang yang membutuhkan barang atau jasa yang ditawarkan. Namun, berapa persentase yang berhasil menjadi customermu?

Siapa saja yang ingin tahu seberapa jauh perusahaannya sudah bergerak, maka mereka wajib mengetahui cara menghitung market share. Ini juga bisa dipakai untuk menentukan gol perusahaan dari tahun ke tahun. Jangan sampai justru kelihatannya perusahaan mendapatkan konsumen dan profit tapi ternyata market share-nya rendah atau bahkan lebih rendah dari perusahaan kompetitor yang relatif baru.

Apa Itu Market Share?

Sebelum menghitung berapa market share perusahaanmu, satu hal yang perlu diketahui terlebih dahulu, yaitu apa itu market share.

Dalam dunia ekonomi, market share juga disebut dengan pangsa pasar. Ini merujuk pada persentase penjualan dari perusahaan dilihat dari total market yang ada. Jadi, ini merupakan nilai yang merujuk pada pencapaian penjualan dibandingkan dengan total target market.

Para pebisnis yang sudah sangat berpengalaman dan profesional tidak akan begitu saja menentukan ide bisnis. Biasanya, mereka akan melakukan riset siapa target market mereka lengkap dengan berapa volume-nya. Misalnya saja ternyata ada volume target market yang mencapai 2 juta orang.

Dari angka tersebut, mereka akan menentukan berapa market share yang ingin dicapai. Mereka juga sekaligus bisa mengetahui perkembangan perusahaan kompetitor setelah mereka tahu berapa market share yang bisa mereka dapatkan. Sampai di sini, sudah punya bayangkan kan apa yang dimaksud dengan market share? Jadi, pengertian market share itu adalah persentase dari total volume penjualan yang mampu dikuasai oleh perusahaan. 

Dari penjelasan singkat mengenai pengertian market share, kamu mungkin sudah punya gambaran apa saja faktor yang digunakan untuk menghitung market share. Benar sekali. Ada dua faktor yang akan digunakan ketika ingin menghitung pangsa pasar perusahaan, yaitu penjualan yang berhasil dilakukan oleh perusahaan dan total penjualan keseluruhan di sebuah industri tertentu.

Rumus menghitung market share adalah sebagai berikut:

Market share = (penjualan : total penjualan) x 100%

Jadi, penting sekali untuk mengetahui berapa total penjualan di industri yang kamu pilih secara keseluruhan. Tanpa angka tersebut, kamu tidak tahu berapa market share yang perusahaanmu bisa dapatkan.

Misalnya saja total penjualan di industri secara keseluruhan di periode tertentu adalah 275.000.000. Sementara itu, perusahaanmu mampu mendapatkan penjualan sebesar 35.500.000. Jadi, market share yang perusahaanmu dapatkan adalah:

Market share = (35.500.000 : 275.000.000) x 100%
= 12,90%

Jadi, perusahaanmu mendapatkan marker share sebesar 12,90 persen. 

Baca juga: Pesaing Bisnis, Berdampak Positif atau Negatif?

Hal Penting Saat Menghitung Market Share Perusahaan 

Sekarang, kamu pasti sudah mulai lebih paham mengenai market share. Dan kamu juga sudah tahu bagaimana cara menghitung market share. Namun, sebelum melakukan penghitungan, ada hal penting yang sebenarnya tidak mudah untuk dilakukan terlebih dahulu. Apa itu?

  1. Menentukan Pasar

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengenai pasar atau target market. Dari produk atau jasa yang kamu tawarkan, kira-kira siapa yang membutuhkan? Tentukan target marketnya berdasaran demografinya. Lalu, kamu akan tahu perkiraan berapa besar volumenya.

  1. Menentukan Periode

Akan menjadi sangat valid hasilnya ketika market share dihitung berdasarkan periodisasi, mungkin kuartal, semester, atau tahunan. Biasanya, perhitungannya berdasarkan tahun. Namun, untuk tahu peningkatan market share yang didapatkan, biasanya dihitung juga berdasarkan semester atau kuartal.

  1. Mengetahui Sales Perusahaan

Ini sebenarnya tidak sulit. Sudah pasti perusahaanmu mencatat semua penjualan, bukan? Dan jumlah penjualan selama periode tertentu tersebut akan dipakai untuk menghitung market share sesuai dengan rumus yang sudah kamu pelajari sebelumnya.

  1. Mengetahui Total Penjualan di Industri 

Ini yang sedikit rumit. Kamu harus melakukan riset untuk mengetahui berapa total penjualan di industri di mana perusahaanmu bergerak. Mungkin kamu perlu tenaga riset tersendiri untuk mengetahui hal ini.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu lakukan terlebih dahulu sebelum menghitung market share perusahaan. Sudah siap untuk menghitung berapa market share yang didapatkan oleh perusahaanmu?

Butuh Usaha Keras untuk Menaikkan Market Share 

Salah satu tujuan dari mengetahui market share perusahaan adalah untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang didapatkan. Jika market share masih kecil, itu artinya perusahaanmu masih harus bersaing dengan perusahaan lain. Untuk itu, kamu harus melakukan sesuatu untuk menaikkan market share perusahaan. 

Setidaknya ada tiga hal yang sebaiknya segera dilakukan untuk menaikkan market share, yaitu:

  1. Memperbaiki Strategi Promosi 

Meningkatkan sales itu selalu terkait dengan promosi. Banyak sekali perusahaan yang merasa sudah mampu membuat produk berkualitas tapi gagal melakukan promosi. Percuma saja ketika produk sudah bagus tapi tidak diketahui orang atau tidak mampu membuat orang tertarik.

Untuk itu, penting sekali untuk memperbaiki strategi promosi jika ingin menaikkan market share. Gunakan media online. Sekarang ini, media online sangat ampuh untuk menjangkau lebih banyak customer. Selain itu, tentu saja marketing secara konvensional juga perlu dilakukan.

Berikan penawaran-penawaran yang menarik, seperti diskon di momen tertentu, hadiah untuk pembelian dalam jumlah tertentu, dan lain sebagainya. Strategi promosi yang bervariasi sebaiknya dilakukan secara konsisten.

  1. Meningkatkan Kualitas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sales bisa dinaikkan dengan promosi yang tepat. Namun, tetap saja produk itu yang utama. Jangan sampai customer kecewa lantaran dari pembelian pertama mereka mendapatkan produk yang kurang bagus. Jadi, pastikan customer kamu kembali lagi melakukan transaksi dengan cara meningkatkan kualitas produk sesuai dengan yang mereka harapkan.

  1. Menyiapkan Produk Turunan yang Lebih Menarik

Menaikkan sales tidak hanya harus dilakukan dengan menaikkan kualitas produk. Kamu juga bisa menawarkan produk turunannya. Ini akan menaikkan sales dan sekaligus mempercepat peningkatan market share.

Nah, itulah hal penting yang perlu kamu lakukan. Perusahaanmu harus terus berkembang dengan cara memastikan bahwa market share dari waktu ke waktu terus meningkat. Jadikan market share sebagai patokan untuk mengetahui apakah perusahaanmu kompetitif dan mampu menjadi leader di industri. 

Sekarang, kamu sudah tahu cara menghitung market share. Lalu, kira-kira berapa market share yang perusahaanmu mampu peroleh saat ini?

Artikel Lainnya