Aturan New Normal di Jakarta yang Wajib Dipatuhi

new normal Jakarta
Aturan new normal di Jakarta. Photo by Pexels
Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waktu baca: 3 menit

Adaptasi new normal yang baru kini mulai diberlakukan di Jakarta dan sekitarnya karena kondisi perekonomian di semua titik lemah dan mulai menunjukkan angka yang tidak stabil. Terlalu lama dirumahkan memang aman namun nyatanya banyak sekali pengangguran yang muncul dan angka kriminalitas naik. Menghadapi new normal Jakarta ini ada beberapa aturan yang bisa dipatuhi dan ditaati ketika pekerja mulai melakukan aktivitas.

Memakai Masker

new normal Jakarta
Gunakan masker. Photo by @fifthperspective

Untuk menjaga diri dari korona, setiap orang wajib memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak minimal 100 cm (1 meter) dari orang lain. Selain itu, selalu bawa hand sanitizer yang berguna untuk menetralisir kuman dan bakteri area tangan setelah bersentuhan dengan benda umum.

Jangan Bersentuhan

new normal Jakarta
Jangan bersentuhan. Photo by Pixabay

Korona menular lewat sentuhan benda lain atau orang yang bersinggungan, maka dari itu hindari sementara untuk bersalaman. Apabila terpaksa harus bersalaman dengan orang lain bisa sehabis itu kamu mengoleskan hand sanitizer atau cuci tangan memakai sabun.

Tempat Belanja dengan Layanan Tanpa Sentuh

Ciptakan pengalaman belanja yang berkesan.
Belanja dengan layanan tanpa sentuh. Photo by Pixabay

Untuk area umum seperti mall dan pusat perbelanjaan memang wajib menerapkan sistem new normal Jakarta tanpa sentuhan dan sensor ke seluruh area tubuh dan benda yang keluar-masuk. Barang atau produk yang diperjualbelikan wajib dibersihkan setiap kali ada orang yang memegang.

Cek Suhu Tubuh

Sediakan termometer. Photo by Pexels

Cek suhu tubuh dilakukan rutin di sarana umum seperti rumah sakit, klinik, kantoran dan tempat belanja. Apabila suhu tubuh ini mengindikasikan tinggi maka akan dilakukan rapid test ke klinik terdekat dan diisolasi sementara waktu.

Pembatasan Mudik ke Luar Kota

Berkendara terlalu singkat.
Tidak mudik. Photo by Pexels

Bagi mereka yang bekerja dalam lingkup transportasi perlunya pembatasan penumpang dalam 1 angkutan dan wajib mengenakan masker. Minimal jumlah orang ditentukan dari bangku yang diberi tanda silang. Sedangkan, terpaksa jika harus pergi mesti mengurus surat kesehatan yang berlaku selama 3 hari dengan tes lolos covid 19. Apabila tes lolos korona selama 7 hari itu berhasil maka diurus lagi di kampung halaman dengan prosedur yang sama. Ketika sudah lolos uji, penumpang wajib memakai masker dan menjaga jarak dari kerumunan.

Keluar Rumah Seperlunya

Jogging di sekitar rumah.
Keluar rumah seperlunya. Photo by Pixabay

Apabila kamu diharuskan keluar rumah untuk bekerja maka patuhi protokol kesehatan yang ada dibukanya new normal ini bukan berarti semua orang bebas untuk bepergian dan melakukan kegiatan layaknya sebelum korona. Tetap ada batasan di titik tertentu demi menghindari penyebaran virus lebih luas.

Menyediakan Cuci Tangan

Sediakan cuci tangan. Photo by NCI

Setiap rumah, warung, sarana umum kini wajib menyediakan tempat cuci tangan plus sabun antiseptic agar pengunjung yang datang disiplin mencuci sebelum memegang apa saja di dalam ruangan. Akan lebih bagus lagi jika dipasang stiker panduan cuci tangan yang baik.

Baca juga: Berikut Ide Bisnis yang Bisa Dicoba saat Adaptasi New Normal

Ganti Masker Kain Tiap 4 Jam Sekali

Strategi manajemen keuangan Usaha Kecil Menengah.
Ganti masker. Photo by Pexels

Pemakaian masker kain memang terbatas hanya 4 jam (maksimal) namun jika kamu pergi tidak lebih dari 4 jam maka tidak perlu mengganti. Akan tetapi, usahakan jangan menurunkan masker ke area dagu hingga leher karena area ini masih bisa terkontaminasi dengan percikan virus. Jika ingin melepas masker, lepaskan seluruhnya.

Untuk sekolah dan perguruan tinggi masih diberlakukan sistem pembelajaran new normal Jakarta online karena gerombolan anak lebih sulit dipecah terutama anak sekolah dasar dan usia dini. Kita tidak bisa mengatur setiap anak untuk tidak bergandengan dan bersinggungan dengan anak lainnya. Pembawa virus bisa saja dari mereka yang sehat.


Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

You may also like...