Strategi Investasi untuk Pemula Agar Untung Banyak

Strategi investasi bagi investor pemula
Waktu baca: 3 menit

Investasi kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin mengumpulkan pundi-pundi kekayaan. Terlebih kini investasi bisa dilakukan dengan modal yang amat murah. Cukup menyiapkan dana sekitar 100 ribuan, kamu sudah bisa mulai berinvestasi. Namun, bagi yang masih pemula, jangan sampai mengucurkan dana seenaknya untuk investasi hanya karena melihat keuntungan yang akan didapat. Kamu juga harus menyiapkan strategi investasi agar bisa meraup keuntungan yang banyak.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, kamu harus memahami cara kerja masing-masing instrumen investasi yang diinginkan. Ingat, jangan asal mengeluarkan uang, karena hal itu bisa menyebabkan uangmu ludes dengan cepat. Sebagai investor pemula, yuk coba perhatikan strategi investasi yang ada di bawah ini agar mendapatkan keuntungan yang besar.

Ketahui cara kerja instrumen investasi

Saat akan melakukan investasi, kamu harus mengetahui terlebih dahulu cara kerja instrumen yang akan dipilih. Contohnya, saat kamu sedang bimbang memutuskan akan berinvestasi reksa dana atau saham, kamu harus cari tahu terlebih dahulu cara kerja keduanya. Dalam saham, uang yang kamu investasikan akan dikelola sendiri. Kelebihannya, kamu bisa dengan mudah mengatur uangnya. Namun, kamu harus paham betul bagaimana bermain saham agar meraih keuntungan yang besar.

Ketahui cara instrumen investasi bekerja jadi salah satu strategi investasi untuk pemula.
Ketahui cara instrumen investasi bekerja agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal. Photo by Pixabay

Sementara jika kamu memilih reksa dana, uang yang kamu investasikan akan dikelola oleh manajer investasi. Jadi, kamu tidak perlu memantau harga saham setiap saat dan cukup menyetorkan dana hingga menghasilkan keuntungan.

Baca juga: Perbedaan Investasi Saham dan Reksa Dana

Sesuaikan dengan profilmu

Setelah mengetahui cara kerjanya, kamu tinggal sesuaikan jenis investasi yang kamu pilih dengan profilmu. Maksudnya, dalam memilih instrumen investasi tentunya harus sesuai dengan dirimu. Sebagai contoh, kamu memiliki karakter yang takut dengan risiko besar maka kamu bisa memilih membeli saham yang berstatus blue chip karena memiliki risiko minim. Jangan sampai nekat untuk membeli saham dengan risiko yang tinggi.

strategi investasi pemula
Saat akan mulai berinvestasi, sesuaikan dengan profilmu. Photo by @ruthson_zimmerman

Gunakan dana sedikit demi sedikit jika merasa ragu

Sebagai investor pemula, kamu bisa mulai investasi dengan menggunakan dana sedikit demi sedikit. Sebagai contoh, kamu bisa memilih reksa dana yang hanya perlu modal 100 ribuan. Secara perlahan, kamu bisa menambahkan uang sedikit demi sedikit sambil mempelajari cara kerja investasi yang kamu pilih. Setidaknya, saat kamu merugi, kamu tidak stres hingga frustrasi memikirkan kerugianmu itu.

Gunakan dana sedikit demi sedikit jadi strategi investasi yang bisa dilakukan pemula.
Gunakan dana sedikit-demi sedikit untuk berinvestasi jika merasa ragu. Photo by Pixabay

Lakukan diversifikasi

Meski masih pemula, kamu perlu melakukan diversifikasi saat berinvestasi. Diversifikasi sendiri artinya ialah salah satu strategi yang memiliki tujuan untuk meminimalisir risiko kerugian yang diraih. Kamu bisa melakukan hal ini dengan berinvestasi di berbagai jenis instrumen investasi. Jangan sampai nekat berinvestasi hanya di satu jenis instrumen investasi saja. Karena jika instrumen tersebut mengalami kerugian, maka uangmu pun akan ludes seketika.

Lakukan disversifikasi.
Lakukan disversifikasi walaupun masih pemula. Photo by Pixabay

Empat strategi investasi tersebut bisa kamu lakukan selaku investor pemula agar bisa meraih keuntungan yang maksimal. Jadi, mau mulai berinvestasi kapan?

You may also like...

Leave a Reply