Perbedaan Investasi Saham dan Reksa Dana

Perbedaan investasi saham dan reksa dana yang perlu diketahui.
Waktu baca: 2 menit

Trend berinvestasi saat ini sedang melejit dikalangan masyarakat. Siapapun dan kapanpun pasti ada yang membicarakan mengenai investasi, baik saat nongkrong bersama teman, rekan sekantor, bahkan dengan pasangan. Saat ini, sudah banyak jenis investasi yang bisa dipilih olehmu. Dari berbagai macam investasi itu, ada dua jenis yang bisa kamu pertimbangkan untuk kamu ambil yaitu investasi saham dan investasi reksa dana. Memang kedua jenis saham tersebut sekilas mirip. Padahal sebenarnya keduanya adalah entitas yang berbeda. Untuk itu, agar bisa mengerti perbedaan antara investasi saham dan investasi reksa dana, kamu bisa membaca penjelasan di bawah ini dilansir dari Kompas.com.

Investasi

Perbedaan pertama yang paling mencolok adalah ke mana uang investasimu akan pergi. Jika investasi saham, uang akan diinvestasikan ke masing-masing saham yang kamu pilih. Kamu harus mengetahui terlebih dahulu jenis saham yang kamu inginkan dan pertimbangkan untuk kedepannya. Sementara pada reksa dana, uang akan diinvestasikan keberbagai instrumen investasi pasar yang tersedia.

Baca juga: 4 Alasan Kenapa Kita Harus Investasi Sejak Dini

Manajemen

Perbedaan investasi saham dan reksa dana.
Perbedaan antara investasi saham dan reksa dana yang paling mencolok ialah dalam hal manajemen. Photo by Energepic.com

Dalam urusan manajemen, untuk investasi saham biasanya akan dikelola oleh investornya langsung atau manajer keuangan yang profesional. Sementara, dalam investasi reksa dana, uangmu akan dikelola oleh manajer reksa dana.

Risiko

Investasi saham relatif lebih berisiko dibandingkan dengan investasi reksa dana. Hal itu dikarenakan dalam investasi saham, investorlah yang mengelola sendiri. Sementara risiko reksa dana bisa dikatakan lebih tersebar sesuai dengan instrumen investasi yang dipilih dan dikelola oleh manajer reksa dana.

Kepemilikan

Dalam investasi saham secara langsung, seseorang menjadi pemilik proporsional dalam suatu perusahaan. Dengan begitu, investor saham mendapatkan surat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan. Hal itu membuat investor berhak untuk memberikan suara terkait keputusan perusahaan. Sementara, investor reksa dana tidak mendapatkan undangan untuk memilih sehubungan dengan perubahan dalam investasi.

Volatilitas

Perbedaan investasi saham dan reksa dana.
Volatalitas antara investasi saham dan investasi reksa dana itu berbeda. Photo by @austindistel

Volatilitas adalah besarnya jarak antara naik turunnya harga suatu saham. Dengan adanya risiko pasar, investasi saham langsung lebih memiliki risiko daripada reksa dana. Apalagi saat waktu penjualan, sebuah saham dapat mengikis sejumlah besar kekayaan. Sementara dalam durasi serupa yang sebanding, pengurangan nilai aset bersih reksa dana relatif lebih kecil.

5 perbedaan di atas bisa kamu jadikan referensi untuk memilih jenis investasi yang akan kamu ambil. Namun, perlu diingat bahwa investasi lebih dini bisa memiliki keuntungan yang lebih besar di masa yang akan datang nanti. Jadi, segera tentukan jenis investasimu ya.

You may also like...

Leave a Reply