Reklame adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Tujuan, Ciri, Contoh dan Prinsipnya Lengkap

Reklame adalah
Reklame adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Tujuan, Ciri, Contoh dan Prinsipnya Lengkap. Photo by @dmaliepaard
Waktu baca: 4 menit

Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya reklame. Reklame adalah spanduk, baliho atau sejenisnya yang mudah kamu temukan. Meskipun banyak macamnya, tujuan sama sebagai ajang untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa.

Pengertian Reklame

Reklame adalah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak umum secara singkat. Baik berupa media audio, teks atau visual secara berkelanjutan.

Pengertian Reklame Menurut Para Ahli

Pengertian dari reklame menurut para ahli dapat kamu cek lengkap berikut ini.

1. Kriyantono

Suatu bentuk komunikasi tanpa personal dengan tujuan menyampaikan pesan penjualan jasa atau produk agar konsumen tertarik membeli dan membayar berbagai medianya.

2. Brata

Reklame merupakan aktivitas dengan tujuan menyampaikan ide, informasi barang atau jasa dengan menarik perhatian.

3. Panji

Menurut panji reklame adalah bentuk kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan produk barang atau jasa untuk menarik banyak orang.

Perbedaan Reklame dan Iklan

Reklame dan iklan memiliki perbedaan dalam pembuatan konten meskipun sama-sama bertujuan untuk mempromosikan produk atau jasa. 

1. Iklan

Pada umumnya iklan menyampaikannya bentuk teks panjang dan detail terkait produk dan jasa yang ditawarkan.

2. Reklame

Reklame lebih singkat penyampaian promosinya dengan tambahan infografis. Infografis berupa foto, tulisan yang menarik, singkat dan padat sehingga mudah dipahami.

Baca juga: Panduan Belajar Iklan di Facebook Ads untuk Pemula

Fungsi Reklame

Reklame memiliki beberapa fungsi yang utamanya sebagai ajang meningkatkan penjualan. Adapun fungsi reklame adalah:

1. Memberikan Informasi

Reklame memiliki fungsi menyebarkan informasi terkait barang dan jasa yang dijual.

2. Mempengaruhi

Mampu mempengaruhi calon konsumen agar tertarik membeli barang atau jasa.

3. Branding

Kegunaan reklame adalah sebagai branding dari perusahaan bersangkutan. 

4. Edukasi

Banyak juga reklame atau iklan yang khusus memberikan edukasi. Misalnya terkait kesehatan, pendidikan atau hal yang up to date.

5. Himbauan

Himbauan dapat disampaikan melalui reklame, terkait identitas diri, keamanan atau hal lain yang penting untuk diketahui  masyarakat luas.

Jenis-Jenis Reklame

Terdapat beberapa jenis reklame yang kamu juga harus tahu, apa saja?

1. Berdasarkan Tujuan Pengadaan

Terdapat dua jenis reklame yaitu komersial dan non komersial.

2. Berdasarkan Sifatnya

Adapun yang termasuk adalah reklame peringatan, penerangan dan ajakan atau permintaan.

3. Berdasarkan Pemasangannya

Berdasarkan pemasangannya reklame ada yang ditempatkan di dalam ruangan (indoor) atau di luar ruangan (outdoor).

4. Berdasarkan Penggunaan Media

Sedangkan untuk media dibagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Reklame visual
  • Reklame audio
  • Reklame audio visual

Tujuan Reklame Berdasarkan Pengadaannya

1. Reklame Komersial

Reklame komersial digunakan untuk keperluan bisnis, merupakan reklame yang dibuat untuk memperoleh keuntungan. 

2. Reklame Non Komersial

Jenis reklame non komersial berguna untuk memberikan penjelasan, himbauan, ajakan dan pemberitahuan tentang hal khusus. Pada umumnya reklame jenis non komersial digunakan oleh pemerintah atau lembaga sosial.

Ciri-ciri Reklame yang Baik

Reklame yang baik akan memberikan informasi tepat dan akurat serta mampu menarik orang untuk menyimak lebih jauh. Jika kamu perhatikan, reklame di jalanan banyak sekali tampilan unik. 

Dengan begitu lebih menarik orang mengenali produk atau jasa yang ditawarkan. Adapun ciri reklame adalah:

1. Menarik dan Mencolok

Reklame dibuat mencolok untuk menarik minat orang melihatnya. Komposisi desain yang cetar mempesona banyak orang untuk terlibat dan melihatnya dengan jelas.

2. Isi Singkat

Isi singkat, padat dan mengena apa yang akan dipromosikan menjadi ciri kedua yang harus terpenuhi. Isi yang panjang dan berbelit-belit akan membingungkan pembaca. Tagline dan slogan singkat menarik lebih efektif.

3. Jelas dan Mudah Dipahami

Kata-kata dalam reklame harus jelas sehingga mudah dipahami banyak kalangan. 

4. Jujur

Reklame benar-benar apa adanya dan sesuai dengan produk atau jasa yang dipromosikan. Kejujuran ini sangat penting untuk branding dalam jangka waktu lama.

5. Berulang

Sebaiknya dilakukan secara berulang dan terus menerus sehingga menarik calon konsumen lebih banyak lagi dan pesan tersampaikan dengan baik.

Contoh Reklame

Contoh reklame komersial dan lainnya ada banyak ditemui di sekitar lingkungan. Jika kamu perhatikan, reklame ini menyebar dalam banyak jenis. Yaitu:

1. Leaflet

Kegunaan leaflet sebagai informasi singkat dan padat. Biasanya berbentuk lembaran kertas berupa gambar barang dengan informasi singkat.

2. Plakat

Reklame berupa plakat dicetak dalam kertas berupa gambar dan tulisan lalu ditempel di tempat tertentu.

Contoh reklame berikutnya adalah logo. Khusus logo gambarnya berupa simbol dari brand atau barang dan jasa yang ditawarkan.

4. Papan Nama

Kamu pasti sering melihatnya di tempat tertentu baik sebagai nama toko, perkantoran, perumahan dan lainnya. Penempatan pada lokasi yang sesuai dengan papan yang tertulis.

5. Poster

Biasanya berbentuk gambar atau tulisan dengan ukuran besar yang penempatannya umum agar lebih banyak dilihat.

6. Baliho

Baliho menggunakan papan besar, berupa gambar dan tulisan yang menerangkan lengkap sehingga pesan tersampaikan dengan baik. Penempatannya pada tempat ramai sehingga banyak yang melihat.

7. Brosur atau Selebaran

Selebaran atau brosur pada umumnya berupa teks yang menjelaskan informasi jasa atau produk yang ditawarkan. Penyebarannya di pinggir jalan, toko atau door to door yang ditaruh pada bawah pintu.

Prinsip Membuat Reklame

Reklame tidak dibuat dengan sembarangan, ada prinsip tertentu yang harus dimaksimalkan dengan baik, yaitu:

1. Sebagai Pusat Perhatian

Pewarnaan harus kontras dan bagus karena sebagai pusat perhatian.

2. Komunikatif

Sebagai ajang  promosi, reklame harus komunikatif menjembatani  produsen dan konsumen.

3. Komposisi

Prinsip berikutnya adalah memperhatikan komposisi yang bagus sehingga reklame terlihat mencolok dan menarik. Antara gambar dan tulisan penempatannya harus sesuai.

4. Utamakan Kesatuan

Reklame yang baik sebagai satu kesatuan yang saling dukung antara tulisan, gambar  bahkan ukurannya. Hal ini akan lebih menarik dan tepat sasaran.

5. Pilihan Font Tepat

Terdapat banyak pilihan font atau huruf, jangan sampai pilihannya malah sulit dibaca dengan cepat. Pilih font yang  mudah dibaca tapi tetap estetik.

Langkah Membuat Gambar Reklame

Jika kamu ingin membuat reklame sendiri, bisa memperhatikan langkah berikut.

1. Siapkan Alat

Jika kamu akan membuat sketsa dahulu gunakan PC dan aplikasi yang paling kamu kuasai.

2. Pilih Gambar yang Sesuai

Pilih gambar yang sesuai dengan kebutuhan, lanjutkan dengan pemilihan font.

3. Atur Komposisi

Selanjutnya mengatur letak gambar, tulisan yang akan dibuat dengan pas.

4. Pilih Warna Terbaik

Berikan sentuhan warna terbaik sesuaikan dengan gambar dan tulisan. Pastikan tulisan terlihat jelas dan mudah dibaca.

5. Cetak

Cetak di percetakan atau secara manual tergantung kebutuhan.

Demikian penjelasan mengenai reklame yang artinya salah satu promosi produk dan jasa yang diusung dengan kriteria tertentu. Tujuannya pesan tersampaikan dan penjualan meningkat. Jadi bagaimana, mudah dipahami bukan?

Mungkin Anda juga menyukai