Biar Tidak Kewalahan, Ini Lho Persentase Hutang dari Gaji

Koin berserakan di atas meja
Biar Tidak Kewalahan, Ini Lho Persentase Hutang dari Gaji. Photo by Pexels
Bagikan:

Waktu baca: 3 menit

Hutang bukan hal yang salah. Yang salah itu ketika kamu tidak mematuhi persentase hutang dari gaji. Karena itu bisa membuat kondisi keuangan kamu tidak sehat. Gaji yang kamu dapatkan rasanya tidak cukup untuk membayar hutang. Belum lagi harus ada uang yang disisihkan untuk kebutuhan setiap hari.

Sayangnya, kebanyakan orang tidak tahu berapa sih persentase hutang dari gaji. Yang mereka tahu bagaimana agar segera mendapatkan uang utangan. Semakin banyak, rasanya semakin bangga karena itu dianggap solusi.

Memang benar awalnya itu solusi. Ketika kamu ingin membeli barang yang harganya mahal, tentu senang sekali jika mendapatkan utangan yang besar, bukan? Namun, bagaimana selanjutnya? Biasanya, orang kewalahan ketika mulai mengangsur.

Makanya, penting sekali bagi kamu untuk tahu berapa sih persentase utang dari gaji. Tujuannya agar keuangan kamu sehat. Kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan dan juga melakukan kewajiban membayar hutang setiap bulannya.

Persentase Hutang yang Ideal

Orang sedang menghitung uang kertas.
Presentase hutang ideal. Photo by @sharonmccutcheon

Sebenarnya, setiap lembaga perbankan itu sudah tahu berapa porsi hutang yang ideal. Makanya, setiap kali seseorang mengajukan hutang, pihak perbankan akan menanyakan berapa gaji yang didapatkan setiap hari. Belum lagi jika ia sudah berkeluarga. Maka ada pertanyaan lainnya lagi seperti sudah memiliki anak atau belum, berapa gaji pasangan, dan lain sebagainya.

Untuk apa sih? Tentu saja data tersebut dikumpulkan sebagai bahan untuk dianalisis. Nah, di sinilah seorang analyst akan menganalisis berapa porsi hutang yang ideal. Tentu saja setiap orang bisa berhutang dengan jumlah yang beda. Ini bukan hanya tergantung pada gaji tapi juga kebutuhannya. Orang yang belum menikah tentu memiliki beban yang beda dengan yang sudah menikah, bukan?

Baca juga: Hutang Cepat Lunas Tidak dengan Cara Menghemat Pengeluaran

Lalu, berapa persentase hutang dari gaji yang ideal? Yang paling ideal itu angkanya 30% dari gaji. Dan jika kamu mengajukan hutang ke bank dengan nilai 30% dari gaji yang kamu dapatkan, kemungkinan besar pengajuan tersebut akan diterima.

Dan sebenarnya bukan itu intinya. Dengan mematok hutang maksimal 30% dari gaji, maka finansial Anda sehat. Kebutuhan setiap hari terpenuhi dan kamu tidak akan kewalahan membayar hutang.

Jadi, jika gaji kamu 5 juta per bulan, maka maksimal uang cicilan yang tidak akan membabani adalah 1.5 juta. Selebihnya bisa kamu gunakan untuk kebutuhan harian.

Hal ini juga sama dengan apa yang disebut dengan strategi 50-30-10-10. Apa yang dimaksud dengan deretan angka tersebut? Artinya, 50% dari gaji itu harus dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan harian. 30% untuk mencicil tanggungan atau hutang. 10 persen untuk dana darurat dan 10% untuk tabungan.

Itulah persentase hutang dari gaji yang sehat. Memang terdengar tidak mengenakkan. Pasalnya, kamu hanya boleh berhutang maksimal 30 persen dari gaji. Artinya, kemampuan untuk membayar hutang itu hanya diambil dari 30% gaji. Jelas jumlah hutang yang bisa kamu dapatkan dari pihak mana saja seperti bank sedikit.

Misalnya saja kamu ingin hutang dengan jangka waktu satu tahun. Jika setiap bulan kemampuan kamu untuk mencicil hanya 1.5 juta, maka hutang yang bisa kamu ajukan hanya 18 juta.

Namun, ini demi kebaikan. Jangan sampai kamu berhutang sehingga kamu tidak bisa menikmati hidup. Kamu menganggap hutang itu berat dan salah. Mereka yang menganggap hutang itu pasti negatif itu disebabkan mereka terjebak pada hutang yang tidak diukur sesuai kemampuan.

Lebih dari itu, ada juga hutang produktif, yaitu hutang yang uangnya bisa digunakan untuk hal produktif seperti membeli tanah, membangun usaha, dan lain sebagainya. jadi, stigma negatif dari hutang itu harus dihilangkan. Dengan cara apa? Yaitu dengan cara menerapkan persentase hutang dari gaji yang sudah ditentukan oleh para ahli keuangan.


Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai