Ini Baru Beda! Cara Mengelola Keuangan di Masa Pandemi

Cara Mengelola Keuangan di Masa Pandemi
Ini Baru Beda! Cara Mengelola Keuangan di Masa Pandemi. Photo by Pexels
Bagikan:

Waktu baca: 3 menit

Banyak orang yang sekarang ini sedang mencari tahu tentang bagaimana cara mengelola keuangan di masa pandemi. Mereka tidak tahu kapan pandemi ini berakhir. Meningkatkan pendapatan sepertinya sulit. Bertahan menjadi pilihan yang tepat. Dan salah satu cara agar bisa bertahan adalah dengan menerapkan pengelolaan keuangan yang tepat.

Ada banyak sekali caranya. Namun, khusus di saat pandemi ini, setidaknya 3 hal yang benar-benar harus secara ketat dilakukan.

  • Menyisihkan Dana Darurat
Tidak memiliki dana darurat.
Siapkan dana darurat. Photo by @f7photo

Ada kondisi di mana kita tidak inginkan. Hanya saja, jika itu terjadi, maka keuangan bisa rontok. Misalnya saja kecelakaan, sakit parah yang mengharuskan adanya perawatan khusus, dan lain sebagainya.

Untuk mengantisipasi hal buruk seperti itu, maka setiap orang harus menyiapkan dana darurat. Jumlahnya tidak perlu banyak. Yang pasti, ada beberapa persen dari pendapatan bulanan yang dialokasikan untuk dana darurat.

Dana ini tidak boleh diambil kecuali memang ada kondisi darurat. Dana ini bisa disimpan dalam bentuk tabungan. Atau yang sedang tren sekarang ini adalah menyimpan dana darurat dalam bentuk reksadana. Ini cara menyimpan uang yang tidak akan membuat nilainya turun.

Baca juga: Pentingnya Dana Darurat Sebelum Hadapi Situasi Gawat

  • Mengambil Asuransi Kesehatan dan Pendidikan
Persiapkan biaya asuransi.
Persiapkan biaya asuransi. Photo by Pixabay

Apa yang paling penting dalam hidup? Jika kamu seorang orang tua yang punya anak, dua hal yang penting, yaitu kesehatan dan pendidikan. Biaya untuk kesehatan dan juga pendidikan selalu naik dari tahun ke tahun. Untuk itu, sangat diperlukan asuransi kesehatan dan pendidikan. Dengan menyisihkan dana seperti itu, maka kamu setidaknya lebih tenang. Terutama ketika pendapatan tak lagi stabil selama di masa pandemi seperti saat ini.

Kamu tidak perlu langsung membeli dua jenis asuransi tersebut secara bersamaan. Kamu bisa memilih salah satu terlebih dahulu. Pilih mana yang paling diperlukan. Jika anak masih sangat kecil, mungkin kamu bisa mulai memilih asuransi kesehatan. Beberapa bulan ke depan atau tahun depan, kamu bisa mulai mengambil asuransi pendidikan terutama anak sudah mulai besar dan segera masuk sekolah.

  • Mulai Berinvestasi
Cara Mengelola Keuangan di Masa Pandemi
Mulai berinvestasi. Photo by @mathieustern

Lupakan hal-hal yang sifatnya konsumtif. Jangan mudah tergiur dengan diskon. Karena selama pandemi ini, banyak sekali produk yang dijual dengan harga super promo.

Jika produk tersebut benar-benar kamu butuhkan, tidak masalah ketika akhirnya kamu membelinya. Tanyakan apakah produk yang sedang promo tersebut kamu butuhkan atau hanya sekedar kamu inginkan.

Dengan menahan untuk lebih sering membeli, kamu punya simpanan uang yang bisa kamu mulai gunakan untuk investasi. Buka tabungan emas. Atau mulailah membeli saham.

Investasi ini tidak akan kamu rasakan dalam kurun waktu yang pendek. Investasi sebaiknya disiapkan untuk bisa dirasakan di 5 atau 10 tahun lebih yang akan datang.

Pelajari semua jenis investasi yang ada. Lalu, pilih mana yang paling klop atau cocok sesuai dengan kondisi keuangan dan juga kesukaan kamu. Ini sangat penting agar kamu lebih mudah untuk konsisten berinvestasi.

Butuh komitmen yang kuat menjadi kunci penting agar kamu bisa menerapkan tips tentang cara mengelola keuangan di masa pandemi tersebut di atas. Pengelolaan itu hanya bersifat teknis. Komitmen itu hal yang non teknis yang sangat menentukan apakah kamu berhasil mengelola keuangan atau tidak.

Mulai saja dari sekarang. Lakukan satu poin terlebih dahulu. Rasakan bagaimana kamu bisa mendapatkan manfaat dari proses mengelola keuangan yang benar. Lalu kamu bisa menerapkan poin kedua dan ketiga.


Bagikan: