Pentingnya Bicarakan Masalah Keuangan bersama Pasangan

Salah satu masalah dalam hubungan pasangan adalah masalah finansial.
Waktu baca: 4 menit

Keuangan menjadi salah satu hal yang paling krusial saat memutuskan untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius bersama pasangan. Namun, masih banyak orang yang masih menganggap membicarakan masalah keuangan bersama pasangan adalah hal yang tabu. Pembicaraan mengenai hal itu jadi cukup sulit karena berbagai alasan, seperti risih, tidak enak hati, canggung, tidak nyaman, hingga kekhawatiran terpicunya perdebatan-perdebatan yang tidak terlalu penting.

Akibat dari berbagai alasan itulah menjadikan banyak pasangan yang akan menikah masih tidak mengetahui kondisi keuangan pasangannya, seperti kepemilikan aset, besaran gaji, atau jumlah utang yang ia miliki. Padahal, dengan mengetahui hal-hal itu sebelumnya adalah penting sebelum memutuskan untuk melanjutkan hubunganmu dengan pasangan ke jenjang yang lebih serius.

Seberapa penting sih membahas masalah keuangan bersama pasangan?

Sebelum berlanjut ke jenjang yang lebih serius, membicarakan masalah keuangan adalah salah satu yang harus diungkapkan. Pasalnya, dilansir dari The Balance, Jumat (21/6/2019), mengungkapkan isu keuangan mendorong 90 persen kasus perceraian. Selain itu, masih ada beberapa alasan pentingnya membahas masalah keuangan tersebut yang bisa disimak di bawah ini.

Jadi pemantik ketegangan jika tidak dibicarakan

keuangan memantik ketegangan
Persoalan keuangan bisa memunculkan ketegangan. Photo by Pexels

Banyak pasangan yang sudah menikah akhirnya cekcok karena masalah keuangan yang tidak dibicarakan sejak awal. Makin lama malah akan timbul kecurigaan di antara pasangan itu karena keadaan keuangan yang tidak jelas. Selain itu, keadaan itu makin menyulitkan karena kamu dan pasangan tidak bisa mengatur pengelolaan keuangan dengan baik sehingga potensi ketegangan dalam rumah tangga bisa muncul dan semakin berkembang.

Mengetahui kesanggupan dalam menopang keuangan

Membicarakan kondisi keuangan dan penghasilan masing-masing dengan pasangan bukan berarti membuka aib sendiri. Dengan melakukan itu, kamu dan pasangan akan lebih mudah mengetahui kesanggupan dalam menopang keuangan keluarga. Mengatur keuangan untuk ke depannya juga akan lebih mudah.

Selain itu, jangan lupa untuk diskusikan dengan pasanganmu mengenai hobimu, terlebih hobi yang ada sangkut pautnya dengan uang, agar nantinya tidak timbul banyak salah paham.

Samakan pemahaman soal uang

Pemahaman keuangan
Samakan pemahaman mengenai uang dengan pasanganmu. Photo by Pexels

Pemahaman soal uang yang berbeda bisa memicu perselisihan dengan pasangan. Dengan membicarakan masalah keuangan dengan pasangan, maka kamu bisa mencari jalan tengah dan menyamakan pemahaman soal uang dengan pasangan. Jadilah realistis, jujur, dan terbuka soal keuangan ini.

Diskusikan bagaimana pandangan soal finansial dari sudut pandang kedua belah pihak. Jika memiliki sudut pandang yang berbeda, jelaskan secara detail bagaimana sudut pandang yang kamu miliki.

Baca juga: 6 Cara Mengola Keuangan untuk Pengantin Baru

Tips agar bicarakan masalah keuangan dengan pasangan tanpa bertengkar

Memulai membicarakan masalah keuangan dengan pasangan tentu bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika kamu dan pasangan belum pernah membicarakan masalah tersebut. Namun, membicarakan itu adalah suatu hal yang penting dan harus dilakukan. Jika bingung, kamu bisa ikuti beberapa tip dari Jean Chatzky, penulis buku Talking Money, agar sukses membicarakan keuangan dengan pasangan tanpa bertengkar. Simak di bawah ini ya.

Pilih waktu netral

Untuk membicarakan keuangan bersama pasangan, haruslah memilih waktu yang netral. Tujuannya adalah agar kamu dan pasangan dapat berdiskusi dengan suasana yang tenang dan santai serta menghasilkan suatu hal yang baik pula. Jangan pernah membicarakan masalah itu apabila kamu atau pasanganmu sendang mengalami isu finansial seperti kartu kredit, utang, dan masalah lainnya.

Cobalah untuk membuat waktu untuk saling berbicara mengenai persoalan finansial bersama dengan pasangan. Lalu bicarakan bagaimana pengaturan keuangan di masa yang akan datang bersama pasangan. Jangan sampai diskusi tersebut malah berubah menajdi perdebatan yang membuat hubunganmu dengan pasangan jadi renggang.

Saling mendengarkan dan memberikan opini masing-masing

Jangan pernah segan untuk lebih dahulu memberikan opinimu mengenai keuangan sehingga hal itu akan mendorong pasangan untuk melakukan hal yang sama. Jika hubunganmu dan pasangan adalah prioritas utama, menurut Chatzky, kalian berdua pasti akan bersedia untuk bernegosiasi.

“Bagikan perasaan, pengalaman, dan harapan Anda tentang uang. Diskusikan bagaimana orang tua Anda menangani masalah finansial, apa artinya itu bagi Anda saat dewasa, dan bagaimana mengurus keuangan dalam hubungan-hubungan terdahulu,” kata Chatzky.

Perlu diperhatikan juga saat akan memulai pembicaraan jangan menggunakan kata-kata yang terkesan menghakimi dan menyalahkan pasanganmu. Untuk itu, kamu bisa memulai dengan kata “aku” daripada “kamu”. Selain itu, ungkapkanlah hal itu dengan fokus pada perasaanmu sendiri, bukan dari penilaianmu terhadap pasangan. Dengan begitu, pasangan tidak akan merasa diserang dan pembicaraan bisa dilakukan dengan lebih tenang.

Pastikan juga kamu dan pasangan berbicara secara bergantian, tidak perlu saling menyelak pembicaraan. Jika kamu dalam posisi menjadi pendengar, jadilah pendengar yang baik dengan menahan diri untuk tidak berkomentar terlebih dahulu hingga pasangan selesai bicara.

Pahami posisimu

Kamu harus terbuka dan jujur terkait persoalan keuangan. Sebagai contoh, jika kamu selalu menjadi orang yang mandiri, pasti akan aneh rasanya saat kondisi finansialmu terbagi dengan pasangan, atau pasangan mengurus tagihan-tagihan yang ada.

Apabila kamu punya aset yang lebih banyak dibandingkan dengan pasangan, mungkin kamu akan sedikit cemas terkait dengan kepemilikan atau mungkin saja kamu merasa kesal dengan perilaku keuangan yang dilakukan pasanganmu. Intinya, kamu harus bisa memahami posisimu dan pasanganmu agar tidak terjadi banyak kesalahpahaman yang tidak perlu terjadi.

Undang penengah

Jika masih belum merasa nyaman untuk membicarakan masalah finansial dengan pasangan, maka kamu bisa mencoba dengan mengundang pihak penengah seperti perencana keuangan, psikolog, atau konselor pernikahan yang akan memudahkan kamu dan pasangan memecahkan masalah tersebut.

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan pentingnya membicarakan masalah finansial bersama pasangan. Perlu diingat, membicarakan masalah itu dengan pasangan itu memiliki tujuan agar kamu dan pasangan bisa menemukan jalan keluar yang tepat untuk kalian berdua di masa yang akan datang. Jangan sampai masalah tersebut malah jadi penentu hubungan yang sudah terjalin dengan pasangan.

You may also like...

Leave a Reply