Mengenal Paklaring, Surat Penting Bukti Keterangan Kerja

Surat paklaring
Mengenal Paklaring, Surat Penting Bukti Keterangan Kerja. Photo by Pexels
Waktu baca: 4 menit

Kalau kamu pernah membuat BPJS Ketenagakerjaan, kamu mesti menyiapkan beberapa dokumen. Beberapa dokumen yang harus kamu siapkan diantaranya E-KTP, Kartu Keluarga, dan Paklaring. Meskipun terdengar merepotkan, dokumen-dokumen ini berguna untuk memverifikasi data pendaftar dan mengetahui apakah pendaftar layak mendapatkan insentif. Sayangnya, masih banyak orang yang kurang familiar dengan istilah paklaring. Lalu, paklaring itu apa sih? Mari simak penjelasannya.

Apa itu Surat Paklaring?

Paklaring BPJS itu apa sih? Mungkin pertanyaan itu banyak kamu dengar dari pendaftar BPJS Ketenagakerjaan baru. Intinya, surat paklaring adalah surat atau dokumen resmi yang disahkan oleh suatu lembaga, baik itu perusahaan atau organisasi lain. Surat paklaring sendiri berisi keterangan bahwa seseorang pernah atau sedang bekerja di perusahaan itu. 

Biasanya, paklaring juga dilengkapi dengan ringkasan riwayat kerja yang terperinci. Beberapa informasi yang dapat kamu temui di dalam paklaring diantaranya posisi awal bekerja, jenjang karir yang pernah dilalui, prestasi kerja, hingga nama atasan saat bekerja.

Jika dilihat sekilas, paklaring memang agak mirip dengan surat pengalaman kerja. Namun, kedua surat tersebut memiliki perbedaan pada detail informasi yang dicantumkan. Jika dibandingkan dengan surat keterangan kerja, paklaring biasanya diterbitkan setelah kamu resign dari pekerjaan itu.

Jadi, kamu dapat menyimpulkan sendiri bahwa paklaring merupakan surat yang penting. Selain sebagai bukti otentik yang menyatakan bahwa kamu pernah bekerja di suatu perusahaan, paklaring juga bisa digunakan oleh perusahaan baru untuk menilai kualitas kerjamu. 

Selain itu, ada banyak lagi fungsi surat paklaring yang harus kamu tahu. Jadi, mari simak penjelasan berikutnya!

Fungsi Surat Paklaring

Sebagai karyawan atau tenaga kerja, paklaring adalah salah satu dokumen paling berguna yang bisa kamu buat. Lalu, paklaring digunakan untuk apa saja? Berikut beberapa fungsi paklaring:

  1. Dokumen pendukung saat melamar kerja

Paklaring kadang diperlukan sebagai dokumen pendukung saat melamar kerja. Meskipun tidak semua instansi meminta surat paklaring, penyertaan paklaring bersama surat lamaran akan menambah bobot lamaran yang kamu masukkan. Selain itu penyertaan paklaring dapat menjadi nilai plus bagi perekrut karyawan baru.

  1. Syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Seperti yang sudah disebutkan di paragraf awal, paklaring merupakan salah satu syarat utama pencairan BPJS Ketenagakerjaan. Biasanya, kamu dapat mencairkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan dari perusahaan lama setelah kamu resign dari perusahaan itu. Paklaring yang sudah dilegalisasi dapat menjadi bukti bahwa kamu memang telah bekerja di perusahaan itu.

  1. Syarat pengajuan beasiswa jalur profesional

Pihak pemberi beasiswa terkadang meminta surat paklaring sebagai keterangan bahwa pihak perusahaanmu tidak keberatan jika kamu melanjutkan pendidikan. Selain itu, paklaring juga dapat digunakan pemberi beasiswa untuk menilai kualitas dan pencapaian kerjamu.

  1. Pengajuan kartu kredit

Seperti yang sudah dijelaskan, paklaring dapat diterbitkan walaupun kamu masih berstatus karyawan. Dengan menyertakan paklaring saat pengajuan kartu kredit, maka kesempatan pengajuan untuk disetujui menjadi semakin besar.

  1. Dokumen penyerta saat pengajuan pinjaman bank

Terkadang, pihak bank mengharuskan nasabahnya untuk menyertakan paklaring saat mengajukan sejumlah pinjaman. Terutama jika jumlah yang diajukan lumayan besar. Penyertaan paklaring menjadi pertimbangan pihak bank dalam menentukan kelayakan kamu sebagai debitur.

Baca juga: Ini Prosedur Dan Syarat Pencairan BPJSTK yang Perlu Diketahui

Syarat Membuat Paklaring

Surat paklaring tidak serta diberikan perusahaan kepada karyawannya yang resign. Ada beberapa syarat paklaring yang harus dipenuhi sebelum kamu dapat meminta perusahaan menerbitkan dokumen ini. Syarat-syarat yang dimaksud diantaranya:

  1. Masa kerja lebih dari satu tahun

Banyak pihak beranggapan bahwa memiliki masa kerja kurang dari satu tahun menunjukkan kurangnya komitmen dalam bekerja. Oleh karena itu, etos kerja kamu pun akan dinilai jelek oleh pihak perusahaan. Selain itu, banyak perusahaan juga menerapkan kebijakan masa kerja minimal satu tahun untuk mendapatkan terbitan paklaring.

  1. Performa dan relasi kerja yang baik

Performa kerja adalah salah satu informasi yang tercantum dalam surat paklaring. Oleh karena itu, jagalah kualitas dan performa kerjamu jika kamu ingin menerima surat paklaring saat resign. Selain itu, dengan memiliki relasi kerja yang baik kamu dapat meminta referensi yang bersifat positif.

  1. Kewajiban sebelum resign terpenuhi

Sebelum resign, pastikan kamu sudah memenuhi semua kewajiban saat bekerja di suatu perusahaan. Selain akan dinilai baik oleh perusahaan, kamu akan lebih mudah melamar kerja di perusahaan lain.

  1. Pengajuan resign secara baik-baik

Perusahaan akan lebih mudah menerbitkan paklaring jika kamu resign dengan baik-baik. Caranya, buatlah surat pengunduran diri dan bertemu dengan atasan secara formal. Jangan malah tiba-tiba pergi dan meninggalkan kesan buruk di mata atasan dan perusahaan.

Format Surat Paklaring

Jika kamu bekerja di bagian personalia atau HRD perusahaan, suatu saat kamu mungkin akan diminta membuat surat paklaring. Oleh karena itu, berikut adalah format surat paklaring yang umumnya ditemui.

  1. Kop Surat

Kop surat adalah salah satu bagian yang paling penting dalam paklaring. Bagian surat berisi informasi dan nama perusahaan ini berguna untuk menentukan keabsahan surat paklaring yang kamu punya. 

  1. Nomor surat

Nomor surat berisi berguna bagi perusahaan untuk keperluan pengarsipan. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu membuat paklaring baru jika kamu membutuhkan surat paklaring lagi.

  1. Pengesahan

Dalam surat paklaring, bagian pengesahan berisi informasi mengenai pihak yang mengesahkan surat tersebut. Dalam lingkup perusahaan, orang yang berwenang untuk mengesahkan paklaring adalah manajer atau atasan perusahaan tersebut.

  1. Isi surat

Dalam surat paklaring, bagian isi surat berisi berbagai informasi yang berkaitan dengan identitas karyawan dan laporan kinerja selama bekerja di perusahaan. Selain itu, isi surat paklaring juga mengandung informasi mengenai durasi kerja dan pernyataan lain yang berhubungan dengan informasi pribadi.

  1. Tanda tangan dan stempel

Sama halnya dengan surat-surat resmi lainnya, surat paklaring juga harus disertai stempel dan tanda tangan dari pihak yang terkait. Pada umumnya, surat paklaring ditandatangani oleh atasan atau manajer perusahaan tempat kamu bekerja. Sementara itu, stempel digunakan untuk menandai keabsahan surat itu sendiri.

Lalu, apakah paklaring bisa dibuat sendiri? Kalau iya, bagaimana cara membuat paklaring? Perlu ditekankan bahwa surat paklaring hanya dapat dibuat dan diterbitkan oleh pihak perusahaan saja. Pada umumnya, paklaring hanya boleh disusun oleh bagian personalia atau HRD perusahaan. 

Menurut aturan dari Pasal 263 KUHP, pemalsuan surat resmi termasuk paklaring dapat dikenai hukuman 6 tahun penjara. Jadi, jangan sekali-kali mencoba memalsukan surat paklaring untuk kepentingan apapun.

Contoh Surat Paklaring

Untuk contoh surat paklaring yang baik dan benar, kamu bisa mencarinya lewat kolom pencarian Google atau mesin pencarian yang lain. Banyak model dan format surat paklaring yang bisa kamu temukan. Yang pasti, surat paklaring yang baik dan benar selalu mengandung kop surat, nomor surat, pengesahan berisi keterangan atasan dan karyawan, keterangan berisi informasi terkait, dan tanda tangan.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang surat paklaring. Selain untuk mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, surat paklaring juga memiliki fungsi yang lain. Jika kamu perlu, satu-satunya cara agar kamu bisa mendapat surat paklaring adalah meminta ke perusahaan tempat kamu bekerja. Jadi, selamat mencoba!

Artikel Lainnya