Sustainable Investing: Investasi Aman dan Berkelanjutan

Mengenal Sustainable Investing
Waktu baca: 3 menit

Sustainable investing atau investasi yang berkelanjutan kini semakin diminati sebagai salah satu jenis investasi yang baik bagi masa depan para investor dan juga kondisi keuangan secara global. Pilihan investasi ini diyakini sebagai salah satu investasi terbaik untuk mengatasi permasalahan lingkungan, permasalahan sosial, bahkan permasalahan pemerintahan.

Kamu tertarik pada investasi yang berkelanjutan? Baiknya kamu simak dulu pembahasan berikut ini agar semakin paham sebelum memutuskan untuk terjun ke investasi yang aman dan berkelanjutan ini.

Apa itu Sustainable Investing?

Terdapat survei yang melibatkan lebih dari 22.000 investor di 30 negara di dunia yang dilakukan oleh Schroders pada tahun 2018, yang berjudul Studi Investor Global (Global Investor Study) Schroders 2018. Dalam studi ini juga dijelaskan definisi dari investasi berkelanjutan serta membahas hamabatan yang menghalangi orang untuk lebih berinvestasi pada investasi berkelanjutan.

Investasi berkelanjutan atau sustainable investing sendiri merupakan sebuah istilah yang memiliki cakupan yang luas tentang pendekatan investasi yang mempertimbangkan faktor lingkungan, sosial, serta pemerintahan (environmental, social and governance—umumnya disingkat menjadi ESG) serta dampaknya kepada hal-hal tersebut. Terkadang juga disebut sebagai ESG Investing.

investasi berkelanjutan untuk pertanian
Pengelolaan masalah lingkungan terkait pertanian via pexels.com

Baca juga: 4 Alasan Kenapa Generasi Milenial Harus Berinvestasi

Pihak yang banyak melakukan investasi berkelanjutan

Berdasarkan studi GIS Schroders 2018, secara umum pihak-pihak yang banyak melakukan investasi berkelanjutan adalah mereka yang menganggap diri mereka mahir dalam berinvestasi dan menginvestasikan rata-rata 24% portofolio mereka pada investasi ini. Minat investasi berkelanjutan ini memang tumbuh di kalangan investor berpengalaman.

Sedangkan untuk pembagian pihak yang lebih luas lagi, 47% orang di Amerika Serikat menginvestasikan seluruh portofolio mereka ke investasi berkelanjutan secara proporsional. Orang-orang di Amerika Serikat menduduki posisi pertama sebagai pihak investor berkelanjutan, di atas 45% orang Swedia, 45% orang Tiongkok, 45% orang Afrika Selatan, 45% orang Indonesia, dan 24% orang Jepang.

Yang perlu diketahui seputar investasi berkelanjutan

Melansir dari OppenheimerFunds, setidaknya ada tiga hal yang perlu kamu ketahui tentang sustainable investing atau investasi berkelanjutan, yakni:

Return dan dampaknya

Investasi berkelanjutan seperti halnya investasi lainnya, mengincar keuntungan (return) yang baik, bahkan ketika dalam masa evaluasi setiap tahapan prosesnya. Pasalnya, karena sifat bisnis ini berjangka panjang.

Wawasan atau insight yang lebih mendalam

Data-data di luar keuangan seputar praktik investasi berkelanjutan sangat penting untuk mendapatkan insight yang lebih baik dan mendalam daripada sekedar analisis data keuangan saja.

Potensi keuntungan

Tingginya peringkat investasi berkelanjutan, menurut studi Harvard Business School disebabkan rendahnya biaya modal, cara kerja pasar (market-based), serta cara kerja hal-hal akuntansi (accounting-based) yang lebih baik daripada investasi yang tidak berkelanjutan, terutama dalam waktu jangka panjang.

Penghambat Sustainable Investing

Hambatan dalam berinvestasi berkelanjutan tetap ada, walaupun secara global terdapat 64% orang yang telah meningkatkan alokasi investasi mereka ke investasi berkelanjutan selama lima tahun terakhir. Hambatan-hambatan tersebut yakni:

  • Kekurangan informasi yang tersedia seputar bagaimana manajer investasi berkelanjutan berinteraksi dengan perusahaan tempat mereka berinvestasi;
  • Jumlah investasi berkelanjutan yang tersedia terbatas; dan
  • Masih kurangnya nasihat, saran, ataupun rekomendasi seputar investasi berkelanjutan.

Kepala Divisi Keberlanjutan (Head of Sustainability Division) Schroders, Jessica Ground, menyatakan bahwa investor sadar akan jalannya bisnis secara berkelanjutan secara fundamental memberikan peluang keberhasilan yang lebih baik daripada investasi non-berkelanjutan dalam jangka waktu beberapa dasawarsa mendatang.

Mereka menyadari bahwa menjalankan bisnis secara berkelanjutan pada dasarnya memberikan peluang keberhasilan yang lebih baik untuk beberapa dekade mendatang. Intinya, sebagian besar investor sekarang percaya bahwa investasi berkelanjutan dapat membantu mereka mencapai imbal hasil yang baik.

Jessica Ground

Namun, pemahaman yang cukup maju tentang investasi berkelanjutan dari para investor ini, menurut Jesssica Ground masih perlu dibarengi dengan peningkatan ketersediaan, transparansi, dan saran seputar sustainable investing ini.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk melakukan sustainable investing?

You may also like...

Leave a Reply