Inilah Ciri-Ciri Koperasi Bodong yang Perlu Diketahui

Ciri-ciri koperasi bodong
Ciri-ciri koperasi bodong yang perlu diketahui. Photo by KUKM Gunungkidul
Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waktu baca: 3 menit

Banyak ditemukan kasus-kasus yang berkaitan dengan penipuan investasi berkedok koperasi atau dapat dikatakan sebagai investasi bodong atau koperasi bodong. Mereka menawarkan keuntungan dalam jumlah besar supaya menarik masyarakat untuk turut terjun di dalamnya. Akibat keterbatasan pengetahuan masyarakat berkaitan dengan koperasi bodong membuat masih ada saja yang terbawa pada penipuan investasi berkedok koperasi ini sehingga diperlukannya pengetahuan tentang tindak tanduk dari para pelaku koperasi bodong. Sehingga Kamu perlu mengetahui lebih dalam berkaitan dengan apa itu koperasi bodong dan ciri-ciri koperasi bodong supaya tidak mudah tertipu. Lantas, apa itu koperasi bodong dan apa saja ciri-ciri dari koperasi bodong tersebut? Berikut akan dijelaskan ciri-ciri koperasi bodong beserta pengertiannya.

Baca juga: Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia

Pengertian Koperasi Bodong

Koperasi bodong memiliki pengertian sebagai usaha penipuan yang biasanya mengatas namakan suatu koperasi namun si pelaku sebenarnya bukan pihak koperasi yang sebenarnya. Kasus-kasus koperasi bodong memang biasa dilakukan oleh pihak yang bukan termasuk pihak koperasi sebenarnya dengan memanfaatkan nama depan koperasi untuk menarik minat masyarakat sehingga mau menyimpan uangnya di koperasi bodong tersebut. Maka jika terdapat berbagai macam penawaran yang belum jelas asal-usulnya, Kamu patut waspada akan hal tersebut.

Ciri-Ciri Koperasi Bodong

Untuk mengetahui apakah yang ditawarkan tersebut asli atau tidak, kamu harus mengetahui ciri-cirinya juga di samping kamu mengetahui pengertiannya. Hal ini membuat kamu supaya tidak salah langkah dalam menghadapi tawaran dari pihak koperasi bodong. Sedangkan untuk ciri-ciri koperasi yang menawarkan investasi bodong mudah dikenali seperti:

Menawarkan Imbal Hasil yang Tidak Masuk Akal

Ciri ciri koperasi bodong
Imbal hasil tidak masuk akal. Photo by Pixabay

Koperasi Bodong biasanya berkedok investasi yang berasal dari berbagai macam penawaran. Selain menawarkan kamu untuk melakukan investasi dengan jaminan aman dan nyaman, biasanya kedok penipuan koperasi bodong juga menawarkan imbal hasil yang tida masuk akal sebab dalam jumlah yang sangat besar.

Sehingga kamu dihimbau untuk dapat mengecek kebenaran tawaran pada koperasi sebenarnya atau dapat melihat iming-iming keuntungan yang ditawarkan. Meskipun keuntungan yang ditawarkan dalam jumlah besar, namun jika tidak masuk akal maka kamu juga tetap harus waspada berkaitan dengan modus penipuan koperasi bodong yang umumnya terjadi. Sehingga tetap pada posisi jangan mudah tergiur dengan keuntungan yang ada. Jika Kamu sudah terjerat, bukan keuntungan yang akan didapat, melainkan kerugian yang akan Kamu peroleh jadi berhati-hatilah.

Mempunyai Badan Hukum Bukan dari Kementerian Terkait

Koperasi petani.
Koperasi petani. Photo by Tribunnews

Koperasi bodong cenderung memiliki badan hukum bukan dari kementerian terkait sehingga perlu kamu cek ulang. Karena untuk mengetahui legalitas suatu koperasi maka harus dicek melalui badan hukumnya. Koperasi yang legal terdaftar pasti mempunyai badan hukum dari Kementerian Koperasi dan UKM. Sehingga jika badan hukum bukan berasal dari kementerian terkait, maka koperasi yang menawarkan kepada kamu tersebut dapat terindikasi sebagai koperasi ilegal. Nah, jika kamu sudah mengetahuinya, maka kamu dapat mengambil keputusan sendiri mengenai menerima tawaran dari koperasi tersebut atau tidak. Jika memang legal, maka kamu dapat menerimanya. Namun jika tidak, kamu bisa melaporkannya kepada Kemenkop secara langsung atau bisa secara online melalui www.awasikoperasi.depkop.go.id.

Jadi, jangan lupa untuk tetap waspada dalam mencegah tertipunya kita semua dari koperasi bodong ya, jika menemukan keganjalan atau sudah terlanjur tertipu, jangan lupa untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Semoga bermanfaat.


Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

You may also like...