Cek! Dampak Corona Terhadap Ekonomi Dunia

Dampak corona terhadap ekonomi dunia.
Dampak corona terhadap ekonomi dunia. Photo by Suara
Waktu baca: 3 menit

Virus corona menjadi salah satu konflik dunia yang wajib diwaspadai. Sebab, dampak dari corona ini berbagai macam, salah satunya mengancam pergerakan ekonomi dunia secara menyeluruh. Corana virus sendiri merupakan wabah penyaki yang berasal dari China di mana kita semua tahu bahwa China merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. Sehingga, tidak heran jika China menyumbang hampir sepertiga pertumbuhan ekonomi global.

Baca juga: Apa Itu Virus Corona? Berikut Penjelasannya

Oleh sebab itu, tergangunya perekonomian China akibat virus Corona akan mengganggu perekonomian dunia pula secara keseluruhan. Lebih-lebih wabah tersebut kini sudah menyebar ke banyak negara sehingga perekonomian pun terganggu tanpa terpaut dengan gangguan perekonomian di China.

Dampak Corona Terhadap Ekonomi Dunia

dampak corona ekonomi
Tekanan nilai tukar mata uang jadi tantangan perekonomian Indonesia. Photo by Pixabay

Secara global, dampak perekonomian yang akan menyerang dunia akibat virus corona berkisar US$77 milliar hingga US$347 milliar sesuai dengan perhitungan ADB. Tentu bukan suatu angka yang kecil sebab setara dengan 0,1% sampai 0,4% PDB global.

Sedangkan untuk negara-negara berkembang Asia, diprediksi akan mengalami kerugian sebesar 0,24% jika dipertimbangkan menggunakan scenario moderat atau setara dengan US$22 milliar.

Dan perlu kamu ketahui pula bahwa potensi kehilangan ekonomi dunia mencapai US155 miliar dan China sendiri US$103 miliar dalam skenario moderat. Sedangkan jika ditinjau dari skenario buruk, potensi kerugian dunia mencapai US$346 milliar secara keseluruhan atau secara global. Nah, untuk asalnya sendiri, angka-angka tersebut berasal dari potensi kerugian China sebesar US$ 236 miliar, negara Asia non-China sebesar US$42 miliar dan sisanya dari negara-negara lain sebesar US$68 miliar. Sedangkan untuk dampak yang sangat terlihat dari segi ekonomi akibat virus corona atau Covid-19 ini dapat kamu baca pada poin-poin di bawah ini.

Pelemahan Kegiatan Konsumsi

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa memang benar adanya wabah Corona ini melemahkan kegiatan konusmi. Sebagai contohnya, seseorang yang hendak membeli sesuatu untuk dikonsumsi atau melakukan kegiatan konsumsi memiliki kewaspadaan tersendiri sehingga sebisa mungkin meminimalisir kegiatan konsumsi yang biasa mereka lakukan.

Pelemahan Kegiatan Produksi

Melemahnya kegiatan produksi juga muncul akibat adanya wabah virus Corona ini. Hal tersebut juga ada sebagai dampak pencegahan merebaknya virus Corona yang semakin meluas. Dan melemahnya kegiatan produksi juga sebagai bentuk akibat dari melemahnya kegiatan ekonomi.

Pelemahan Kegiatan Distribusi

Jika konsumsi dan produksi melemah, tentu kegiatan distribusi sebagai jembatan keduanya juga turut melemah. Menurunnya kegiatan ekonomi juga searah dengan yang dikatakan Lembaga pemeringkat Moody’s tentang menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini dari 4,9% menjadi 4,8%. Hal tersebut lagi-lagi disebabkan oleh virus corona yang menjadi pemicu penurunan karena menyebabkan perlambatan aktivitas ekonomi secara global yang salah satunya adalah kegiatan distribusi.

Selain beberapa dampak yang menyinggung dunia perekonomian secara global di atas, meluasnya virus corona juga mengakibatkan pertumbuhan ekonomi dari negara-negara G-20 hanya 2,1%, turun 0,3% dari angka perkiraaan sebelumnya. Searah dengan melemahnya konsumsi dan produksi seperti yang telah disinggung sebelumnya. Kejadian ini terutama akan dirasakan oleh Tiongkok, tempat wabah virus tersebut berasal.

Dan virus ini juga mengancam sektor pariwisata dunia hingga menyebabkan sektor pariwisata dan perdagangan mengalami pelemahan yang sangat besar. Dan tahukah kamu, dengan kejadian ini juga menimbulkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok perkiraannya turun dari 5,2% ke 4,8%. Sedangkan untuk Korea Selatan hanya tumbuh 1,4% dari perkiraan sebelumnya di 1,9%. Lantas, bagaimana dengan Jepang? Jepang sendiri menduduki pertumbuhan di angka 0%. Dan untuk perkiraan resesi diperkirakan akan dialami oleh Italia dengan minus 0,5%. Sedangkan Jerman akan mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan, yakni dengan perkiraan 1% menjadi 0,3% serta untuk Amerika Serikat ekonominya hanya naik 1,5% dari prediksi awal 1,7%. Semoga informasi ini dapat menambah wawasanmu. Tetap bijak dalam menghadapi serangan virus corona, semoga keadaan semakin membaik dan jaga kesehatan selalu

You may also like...