Strategi Marketing FOMO dan Ide yang Bisa Dicoba 

Strategi marketing FOMO
Strategi Marketing FOMO dan Ide yang Bisa Dicoba. Photo by Pexels
Waktu baca: 3 menit

Dalam berbisnis penting untuk memikirkan strategi marketing apa yang cocok karena ini akan membantu untuk mendapatkan pendapatan lebih banyak lagi. Salah satunya adalah dengan melakukan strategi marketing FOMO. 

Strategi ini bisa membuat orang melirik produk kamu dan akhirnya melakukan pembelian dengan segera. Lalu, apa itu FOMO dan apa saja ide strateginya? Berikut ulasan lengkapnya. 

Strategi Marketing FOMO 

FOMO adalah singkatan dari Fear of Missing Out yang artinya adalah takut jika ada sesuatu yang ketinggalan atau tidak didapatkan. Perilaku FOMO ini membuat seseorang ingin segera melakukan aktivitas tersebut supaya tidak gelisah lagi. 

Pengertian FOMO ini juga biasa digunakan untuk orang yang takut ketinggalan zaman. Contohnya ketika seseorang sudah kecanduan digitalisasi seperti menggunakan media sosial berlebihan sehingga memunculkan perasaan takut. 

Di media sosial ini banyak orang memposting aktivitasnya yang tak jarang juga memamerkan pencapaiannya. Hal tersebut membuat budaya FOMO berkembang. Contohnya, takut ketika teman sudah punya mobil, rumah, berlibur luar negeri, dsb. 

Perilaku FOMO ini yang bisa dimanfaatkan untuk strategi marketing yang baik untuk keberhasilan bisnis. Apa itu FOMO dalam marketing adalah hal yang baik bagi pemilik bisnis karena bisa meningkatkan penjualan karena konsumen akan tertarik membelinya. 

Baca juga: Langkah Langkah Analisis Pasar Yang Harus Dilakukan

Ide-ide Strategi Marketing FOMO yang Bisa Dicoba 

Setelah mengetahui bagaimana strategi FOMO dengan baik, maka akan diberikan juga ide strategi yang cocok untuk meningkatkan penghasilan dan penjualan produk kamu. 

1. Tunjukkan Orang yang Membeli Produk 

Untuk menarik perhatian konsumen, kamu bisa melakukan kampanye FOMO. Caranya dengan memperlihatkan siapa saja yang sudah berlangganan produk yang dijual.

Dengan begitu, strategi ini bisa membuat calon pembeli menjadi lebih percaya pada produk yang dihasilkan baik itu dalam bentuk barang atau jasa. 

Kamu bisa memberitahukannya lewat website atau menggunakan akun sosial media perusahaan dengan menunjukkan siapa saja yang sudah menggunakannya. 

Akan lebih baik lagi jika menggunakan influencer sehingga lebih memberikan dampak positif apalagi dari toko terkenal dan banyak disukai oleh masyarakat. 

Minta pelanggan setia kamu atau lakukan sistem endorsement untuk meminta testimoni mereka sehingga perusahaan bisa lebih berkembang lagi. 

2. Tunjukkan Jumlah Stok Produk 

Ide strategi marketing FOMO didasarkan dengan tujuan agar memberikan rasa ketertarikan kepada calon konsumen sehingga mereka akan lebih memiliki keinginan untuk segera mendapatkannya. 

Oleh sebab itu, penting untuk mencantumkan stok barang di website atau toko online milikmu. Contoh FOMO ini adalah memberitahukan bahwa ada produk A yang tinggal 5 stok lagi, “buruan dapatkan sebelum kehabisan”. 

Deskripsi mengenai jumlah stok ini akan mempengaruhi perilaku konsumen FOMO secara psikologi sehingga mereka ingin cepat mendapatkan produk tersebut. 

3. Berikan Batas Waktu 

Promosi dengan batas waktu juga merupakan strategi marketing FOMO yang banyak diterapkan oleh pebisnis online. Mereka umumnya akan menggunakan program “flash sale” untuk menarik konsumen. 

Program tersebut dilakukan dengan memberikan penawaran harga yang menarik dengan rentang waktu yang terbatas. Anda bisa memberikan jangka waktu produk untuk dibeli oleh konsumen. 

Berikan juga sisa waktu produk dibeli dengan menggunakan sistem perhitungan waktu secara mundur. Kesempatan tersebut akan membuat konsumen merasa ingin membeli produk ini karena terbukti laku keras. 

Dengan demikian, ini menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin menghabiskan penjualan produk tertentu. 

4.Tingkatkan Rasa Kompetitif Sesama Pelanggan 

Strategi marketing Fear of Missing Out identik dengan persaingan sehingga ide strategi yang bisa kamu lakukan yaitu dengan memberikan rasa saling berebut untuk mendapatkan produk. 

Setiap manusia akan tertantang jika ada barang yang jarang dimiliki dan dibuat dengan jumlah yang terbatas. 

Ini akan meningkatkan rasa keinginan untuk mendapatkan barang tersebut. Kamu bisa melakukannya dengan memperlihatkan berapa orang yang menyukai produk sampai dengan membeli produkmu. 

Hal ini akan membangkitkan keinginan untuk mendapatkannya pula. Ini bisa terlihat dari marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dsb. Disana, orang bisa melihat berapa jumlah produk yang sudah terjual dan banyaknya like. 

Ini akan membantu kamu untuk meningkatkan rasa kompetitif dari konsumen serta bisa juga meningkatkan kepercayaan pelanggan. 

5. Buat Produk Terkesan Eksklusif dan Berkelas 

Produk yang terlihat eksklusif karena menampilkan kualitas, produk terbatas, dan harga bersaing mampu membuat pelanggan menjadi tertarik. Itulah salah satu strategi marketing FOMO yang bisa diterapkan dalam bisnismu.  

Buatlah barang yang unlimited edition untuk strategi pemasaran FOMO yang baik. Adanya produk yang terbatas ini akan meningkatkan ketertarikan konsumen yang tinggi. Namun, perhatikan juga dari segi tren yang ada. 

6. Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Pembeli Pertama 

Ide marketing terakhir adalah dengan memberikan pelayanan yang spesial bagi pelanggan pertama. Hal ini penting untuk menciptakan kepercayaan dan rasa kepuasan dari pelanggan pertama tersebut sehingga mereka bisa membeli kembali di tempatmu. 

Contohnya adalah dengan memberikan gratis ongkos kirim, diskon, cashback, dsb. Namun, bukan berarti kamu tidak memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan lama. Kamu juga perlu melakukannya dengan memberikan kuota yang tidak akan merugikan bisnis. 

Penutup 

Demikian penjelasan lengkap mengenai strategi marketing FOMO untuk bisnis kamu. Gunakan berbagai ide ini untuk semakin meningkatkan penjualan lebih baik lagi. Pakai perencanaan yang matang dalam marketing dan sesuaikan juga dengan modal yang dimiliki.

Artikel Lainnya