Apa Itu BUMS? Berikut Pengertian, Tujuan, Fungsi hingga Syarat Mendirikannya

Lobi sebuah perusahaan
Apa Itu BUMS? Berikut Pengertian, Tujuan, Fungsi hingga Syarat Mendirikannya. Photo by Pexels
Waktu baca: 4 menit

Sudah tidak asing lagi apabila kamu mendengar istilah BUMS di Indonesia. Meski berbeda dengan BUMN, BUMS atau Badan Usaha Milik Swasta memiliki peran yang cukup besar dalam memajukan perekonomian di Indonesia. Tak hanya itu, perusahaan yang didirikan oleh swasta ini juga menyediakan lapangan kerja yang luas untuk masyarakatnya.

Untuk membahas lebih lanjut, kamu perlu memahami terlebih dahulu apa itu BUMS. Pada pembahasan kali ini juga akan menjelaskan apa saja tujuan, jenis, fungsi, hingga syarat untuk mendirikannya.

BUMS adalah

BUMS yang berasal dari singkatan Badan Usaha Milik Swasta adalah jenis usaha yang dimiliki oleh suatu perusahaan dimana modal usaha yang dipegang sebagian besar dimiliki oleh pihak swasta atau non pemerintah.

Perbedaan BUMS dan BUMN

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, BUMS adalah badan usaha yang didirikan oleh sektor swasta perseorangan atau kelompok. Sementara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang sebagian besar modal di dalamnya dimiliki oleh pemerintah. 

Kedua jenis badan usaha ini sama-sama memiliki dasar kepentingan untuk memajukan perekonomian Indonesia. Meski begitu, terdapat beberapa perbedaan dari BUMS dan BUMN.

BUMS

  • Dimodali dan dimiliki oleh pihak swasta baik secara individu atau kelompok.
  • Modal usaha BUMS bisa berasal dari investasi, pinjaman bank, pinjaman pemerintah, dan lain-lain.
  • Sektor yang dikelola BUMS bukan sektor vital yang berkaitan dengan kemakmuran rakyat.
  • Tujuan utama BUMS ialah untuk mendapatkan profit seoptimal mungkin.

BUMN

  • Dimodali dan dimiliki penuh oleh negara dalam hal ini adalah pemerintah.
  • Modal utama BUMN berasal dari kekayaan negara dan anggaran khusus yang dipersiapkan oleh pemerintah.
  • Sektor yang dikelola BUMN bersifat vital yang berhubungan dengan kemakmuran rakyat.
  • Tujuan utama BUMN adalah melayani masyarakat dan meningkatkan pemasukan negara. Sehingga tidak sepenuhnya berorientasi pada keuntungan saja.

Tujuan BUMS

Tujuan BUMS tak hanya untuk memajukan perekonomian Indonesia saja. Ada beberapa poin penting dari tujuan didirikannya BUMS oleh sektor swasta.

  • Mencari keuntungan seoptimal mungkin untuk mengembangkan modal dan usaha yang dikelola.
  • Memperluas lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
  • Memberikan pelayanan untuk masyarakat akan kebutuhan barang dan jasa.
  • Bekerja sama dengan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
  • Membantu pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Mengenal Keunggulan Komparatif Beserta Contohnya

Fungsi dan Peran BUMS

Fungsi dan peran BUMS juga memiliki unsur yang penting dalam memajukan perekonomian Indonesia.

  • Menyediakan Produk Nasional

BUMS berfungsi dalam penyediaan produk akan kebutuhan masyarakat Indonesia. Beberapa sektor yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat ialah kebutuhan pangan seperti beras, tepung, dan produk pokok lainnya.

  • Menciptakan Lapangan Kerja

Kita perlu menyadari bahwa lapangan kerja akan terus dibutuhkan kapan saja oleh masyarakat. Dalam hal ini, BUMS memiliki fungsi dan peran penting untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat agar bisa memperoleh kebutuhannya. Fungsi ini juga akan berdampak baik untuk mengurangi angka pengangguran di setiap wilayah.

  • Bekerjasama dengan BUMN

BUMS juga bisa bekerja sama dengan BUMN untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, BUMS juga berperan penting sebagai rekan kerja pemerintah agar kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

  • Meningkatkan Pendapatan Negara

BUMS juga memiliki peran penting untuk kesejahteraan negara. Seperti kegiatan ekspor dan impor, hingga membayar pajak secara rutin, maka pendapatan BUMS bisa menjadi pemasukan negara yang nantinya dapat digunakan untuk pembangunan maupun kepentingan masyarakat.

Artikel Lainnya