Apa Itu Merchandise: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya untuk Perusahaan

ilustrasi merchandise
Apa Itu Merchandise: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya untuk Perusahaan. Photo by @d_morgan
Waktu baca: 4 menit

Apa itu merchandise? Pertanyaan yang demikian tidak jarang terlontar dari mulut seorang awam yang tidak tahu-menahu perihal strategi pemasaran untuk menarik perhatian calon pembeli. Sebenarnya merchandise adalah satu dari sekian banyak media pendukung aktivitas promosi yang kini sedang naik daun dan dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan  besar. Nah, untuk info lebih lengkap terkait Merchandise, yuk simak ulasan berikut!

Pengertian Merchandise

Kamu pernah menghadiri sebuah acara dan mendapatkan cinderamata yang di dalamnya terdapat logo, elemen brand, atau tagline sebuah perusahaan? Misalnya mug, totebag, atau mungkin rangkaian produk dari perusahaan yang sedang mengadakan acara. Bisa jadi benda-benda yang digunakan sebagai cinderamata tersebut merupakan merchandise dari si pembuat acara. 

Merchandise adalah ragam dari elemen pemasaran yang di era digital ini banyak digunakan untuk menunjang aktivitas pemasaran sebuah produk. Keberadaan merchandise tersebut dinilai mampu meningkatkan brand awareness dan menjadi sumber penghasilan tersendiri untuk sebuah perusahaan.

Umumnya, merchandise sering dijumpai di lokasi jual beli yang ramai dikunjungi orang, seperti supermarket, pasar, pameran, dan lain sebagainya. Tidak hanya untuk mendukung aktivitas pemasaran, merchandise juga umum digunakan sebagai media perkenalan produk baru kepada calon konsumen. Merchandise dipilih agar konsumen dapat mengingat produk dari sebuah brand dalam waktu lama atau jangka panjang. 

Itu sebabnya kenapa merchandise diberikan dalam bentuk yang berbeda. Kebanyakan media promosi yang kini digunakan oleh perusahaan untuk memperkenalkan atau membranding produknya adalah konten dan pamflet. Dalam hal ini, merchandise tentu memiliki nilai plus karena merchandise tidak hanya dipajang, tetapi juga bisa digunakan atau dimanfaatkan untuk hal lain dalam aktivitas keseharian. 

Baca juga: Pentingnya Brand Positioning Perusahaan Dan Cara Membangunnya

Fungsi Merchandise untuk Perusahaan

Setelah mengetahui apa arti merchandise, berikutnya adalah mengetahui perihal fungsi atau kegunaan merchandise untuk sebuah perusahaan. Kamu harus tahu bahwa, di dunia pemasaran merchandise berperan penting untuk membentuk brand image dan mengenalkan sebuah produk perusahaan kepada masyarakat luas. 

Oleh sebab itu, merchandise dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk komunikasi yang sangat fleksibel dan ramah terhadap para calon pembeli. Karena fungsinya yang sangat penting dalam dunia periklanan, tidak sedikit pemilik bisnis mulai memanfaatkan merchandise sebagai bahan promosi sebuah produk atau jasa yang akan dijual. Adapun fungsi merchandise selengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai media promosi dan branding sebuah perusahaan. Selain memanfaatkan media promosi seperti banner, iklan televisi, atau konten di media sosial, merchandise juga dapat digunakan sebagai media penunjang pemasaran. Bahkan, merchandise dikenal lebih efektif, terlebih jika perusahaan memilih barang yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan awet. 
  • Dijadikan sebagai cinderamata. Sebagai cinderamata, merchandise merupakan wujud dari ucapan terima kasih perusahaan kepada para konsumen yang telah setia menggunakan produknya. 
  • Sebagai pembentuk identitas atau citra perusahaan. Merchandise juga dapat difungsikan sebagai sarana pembentuk identitas atau citra sebuah perusahaan. Melalui citra yang dibentuk, orang akan sangat familiar dan penasaran dengan produk yang ditawarkan oleh perusahaan.
  • Meningkatkan profit perusahaan. Masih berkaitan dengan hal sebelumnya. Setelah citra perusahaan terbentuk, kepercayaan calon konsumen akan meningkat. Ketertarikan terhadap produk perusahaan juga pasti akan meningkat. Secara perlahan, penjualan produk juga pasti akan naik dan profit perusahaan akan menjadi berlipat.

Dimanfaatkan sebagai media promosi atau media komunikasi untuk memperkenalkan produk sebuah perusahaan, merchandise tersedia dalam beragam varian, bentuk, dan desain. Hal tersebut sangat bergantung dengan citra yang selama ini telah terbentuk pada sebuah perusahaan. Pun juga, biasanya jika ingin menggunakan merchandise sebagai media promosi, perusahaan juga akan memperhitungkan dari segi kebermanfaatannya. 

Macam-macam Merchandise

Sekarang ini terdapat beragam jenis dan desain merchandise yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Tapi umumnya merchandise terbagi menjadi tiga jenis, yakni daily product, fashion product, dan unic product. Adapun penjelasan lebih lengkap terkait ketiga jenis merchandise tersebut adalah sebagai berikut:

1. Daily Product

Merchandise daily product merupakan merchandise yang kini populer dan banyak menjadi pilihan oleh brand-brand kenamaan untuk memperkenalkan produk barunya. Daily product adalah produk yang biasa digunakan dalam keseharian oleh para konsumen sebuah produk. Contoh-contoh merchandise daily product di antaranya adalah:

  • Tas. Biasa juga dalam bentuk goodie bag, paper bag, dan tote bag, benda ini banyak digunakan dimanfaatkan sebagai merchandise karena sedang trend di kalangan anak muda. Tak hanya perihal trend, tote bag, tas, ataupun goodie bag, juga dapat digunakan untuk menyimpan barang.
  • Mug Stainless atau Gelas Keramik. Tidak hanya tote bag, mug juga sering digunakan sebagai merchandise sebuah produk atau brand. Biasanya mug tersebut akan dihiasi dengan logo atau tagline sebuah perusahaan.
  • Flashdisk. Alat penyimpanan eksternal ini juga tidak jarang digunakan sebagai merchandise di acara-acara launching produk baru sebuah perusahaan. Hal ini merupakan pilihan yang tepat karena Flashdisk dapat digunakan untuk menyimpan beragam dokumen penting dan bisa dibawa ke mana saja. Dengan demikian, produk yang baru saja dikeluarkan akan mudah diingat oleh konsumen.

2. Fashion Product

Adapun jenis kedua dari merchandise adalah fashion product. Selain daily product, jenis merchandise ini juga sering digunakan oleh perusahaan untuk membranding produknya. Biasanya, merchandise jenis ini dipilih oleh para pemilih brand fashion kenamaan untuk memperkenalkan produk terbarunya kepada para customer. Adapun contoh fashion yang sering digunakan adalah:

  • Kaos. Contoh merchandise fashion product yang pertama ini tentu sudah tidak asing untuk semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua, merchandise yang satu ini dipilih untuk merefleksikan gaya hidup yang sedang trend ketika acara berlangsung.
  • Topi. Selain kaos, ternyata topi juga sering digunakan oleh perusahaan untuk menggaet kepercayaan calon konsumen terhadap produk barunya. Topi ini juga sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari hari. 

3. Unique Product

Terakhir, jenis merchandise yang sering digunakan oleh perusahaan adalah merchandise unique product. Adapun unic product yang dimaksud untuk mengenalkan produk-produk perusahan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • PIN. Benda mungil yang satu ini merupakan salah satu benda yang masuk dalam kategori merchandise unique product. Biasanya benda kecil ini ditempatkan di kaos sebagai merchandise sebuah event yang diadakan oleh suatu perusahaan. Bentuknya juga sangat beragam. Bahkan si pemilik acara dapat menyesuaikan desainnya dengan keinginannya. 
  • Stiker. Terlihat sepele memang, namun kamu harus tahu bahwa sebenarnya stiker dapat pula dijadikan media branding. Terlebih jika perusahaan yang menyediakan merchandise tersebut merupakan perusahaan penyedia kebutuhan sandang seperti sepatu, brand fashion, atau perlengkapan anak muda lainnya. Dengan memberikan stiker tersebut, konsumen akan mudah ingat dengan brand yang ditawarkan oleh perusahaan. 

Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah mendapatkan jawaban dari pertanyaan merchandise adalah? Dengan adanya ulasan dan sedikit info terkait pengertian, fungsi, dan macam-macam merchandise, diharapkan kamu tidak akan bingung lagi ketika mendapat pertanyaan tentang hal tersebut. Manfaatkan pengetahuan tersebut untuk mengembangkan perusahaan atau membangun brand awareness untuk sebuah produk.

Artikel Lainnya