Kelebihan dan Kekurangan Belanja Online Masa Kini

Ilustrasi seorang pria sedang berbelanja online
Kelebihan dan Kekurangan Belanja Online Masa Kini. Photo by Pexels
Bagikan:

Waktu baca: 4 menit

Belanja online menjadi fenomena yang maiih terus berkembang di masyarakat, Indonesia pada khususnya. Apalagi saat ini masih berada dalam musim pandemic Covid-19, di mana seluruh kegiatan belanja pokok maupun yang lainnya masih dibatasi. Belanja online pun menjadi pilihan, karena memberikan kemudahan dalam mendapatkan barang atau produk yang dibutuhkan.

Tak dipungkiri jika kehadiran e-commerce di Indonesia menjadi salah satu factor kuat yang mendorong peningkatan minat masyarakat dalam belanja online. Tak hanya bagi mereka masyarakat dengan tingkat ekonomi kelas atas, masyarakat ekonomi kelas menengah dan ke bawah pun turut berpartisipasi dalam tren berbelanja online ini.

Seiring dengan perkembangan zaman yang disertai kemajuan teknologi, munculah sebuah toko dengan sistem online atau dikenal dengan nama e-commerce, di Indonesia muncul pada 1996. Saat itu Dyviacom Intrabumi atau D-Net menjelma sebagai perintis adanya transaksi online. Munculnya e-commerce sebagai media transaksi tentu menguntungkan berbagai pihak.

Kelebihan Belanja Online

Tanpa disadari meningkatkan konsumsi belanja online oleh masyarakat tak lepas dari berbagai kelebihan yang ditawarkan. Itulah yang kemudian membuat sebagian besar masyarakat beralih dari sistem belanja konvensional di pasar ke belanja online, berikut ini beberapa macam kelebihan belanja online yang membuat masyarakat tertarik.

  • Praktis Efisien
Membandingkan harga barang antar toko
Praktis. Photo by Pixabay

Kelebihan belanja online yang satu ini diakui memang membuat banyak masyarakat ketagihan menggunakannya. Pembeli hanya memerlukan smartphone dengan dukungan internet untuk mengakses laman penjual, praktis dan efisien waktu. 

Hanya beberapa menit untuk mencari produk yang dibutuhkan setelah itu membelinya dan proses pembayaran pun bisa dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan kemampuan si pembeli dalam melakukan transaksi pembayaran.

  • Variasi Pilihan
Ciptakan pengalaman belanja yang berkesan.
Banyak variasi dan pilihan. Photo by Pixabay

Toko online yang tersedia tidak hanya satu, melainkan banyak macam baik di secara internasional maupun nasional. Jenis barang yang ada lebih variatif dan bisa disesuaikan dengan gaya hidup serta budget atau dana yang dimiliki. Kemudahan mendapatkan barang, merupakan salah satu kelebihan yang diberikan kepada pembeli belanja online.

  • Promo dan Diskon
Salah satu contoh promo atau diskon yang disediakan di toko.
Banyak promo dan diskon. Photo by Pexels

Sebagai salah satu cara menarik minat pembeli, promo dan diskon juga diberikan para penjual online untuk konsumen belanja online. Strategi marketing ini terbukti ampuh menarik minat pembeli, bahkan ketika mereka tidak sedang membutuhkan produk yang sedang promo atau diskon karena tertarik dengan harga yang ditawarkan.

  • Pembayaran Mudah
ilustrasi seorang wanita sedang melakukan pembayaran belanja online.
Pembayaran mudah. Photo by Pexels

Berbagai macam sistem pembayaran diterapkan pada belanja online, mulai dari transfer atm, m-banking, melalui outlet swayalan hingga pembayaran di tempat. Selain itu saat ini sudah banyak e-commerce yang menerapkan sistem pembayaran kredit, meskipun pembeli harus melengkapi beberapa syarat utama agar dapat melakukan kredit.

Baca juga: Ramainya Hari Belanja Online Nasional di Indonesia

Kekurangan Belanja Online

Belanja online layaknya pisau bermata dua, di satu sisi member banyak kemudahan dalam melakukaan proses belanja dan di sisi lain menimbulkan kerugian yang cukup berbahaya bagi individu yang menikmati proses belanja online tersebut. Berikut ini beberapa kekurangan belanja online yang harus diantisipasi banyak masyarakat.

  • Mengganggu Manajemen Keuangan
Kalkulator dan selembar kertas berisi rancangan keuangan.
Menggangu manajemen keuangan. Photo by Pixabay

Usahakan belanja online sesuai dengan kebutuhan dan selalu memerhatikan kondisi keuangan, jangaan hanya karena menuruti hawa nafsu untuk berbelanja membuat kondisi keuangan menjadi membengkak. Tanpa disadari perilaku belanja online secara impulsife menggagalkan seseorang dalam mencapai goals atau tujuan yang ingin dicapai.

Usahakan untuk menyusun daftar barang belanjaan apa saja yang dibutuhkan, kemudian tanyakan kepada diri sendiri apakah memang membutuhkan barang tersebut atau tidak. Bisa jadi keinginan untuk membeli muncul hanya sesaat saja, jika hal itu dirasakan sudah saatnya untuk memperbaiki perilaku belanja online.

  • Barang Tak Sesuai Ekspektasi
Seorang pria kaget sambil melepas kacamatanya.
Barang tidak sesuai ekspektasi. Photo by Pexels

Pada umumnya penjual di toko online memajang gambar atau foto produk yang dijual dengan sebagus mungkin demi mendapat atensi dari pembeli. Sering kali hal ini disalahartikan karena barang yang kemudian tak sesuai dengan foto yang dipajang, hal ini tentu merugikan pembeli yang sudah terlanjut membayar.

  • Konsumtif
Seorang wanita menenteng belanjaannya.
Kurangi belanja hal yang tidak perlu. Photo by @dylu

Termakan harga murah, diskon dan promo membuat pembeli belanja online secara tak sadar hanya membuang-buang waktu dan uang mereka. Membeli produk yang notabene tidak diperlukan oleh mereka, hal ini tentu sangat merugikan diri sendiri sebagai pembeli meskipun mereka tak menyadari hal tersebut.

  • Rawan Penipuan
tulisan scam dengan beberapa lembar uang.
Rawan penipuan. Photo by Pexels

Meski sudah menjadi hal lazim dan sudah tersedianya banyak toko online, termasuk di Indonesia namun bukan berarti belanja online tidak terlepas dari tindak kejahatan. Justru lewat media online, belanja online menjadi sasaran empuk tindak penipuan oknum tak bertanggung jawab yang ingin meraup keuntungan melimpah dari masyarakat awam.

Oknum-oknum ini biasanya mengincar pembeli yang kurang cerdas ketika berbelanja online, karenanya pembeli harus berhati-hati dan teliti sebelum membeli produk lewat toko online. Pastikan toko penjual memiliki rating dan ulasan yang baik serta terpercaya, jangan sampai ketika sudah membayar produk yang dibeli justru tak kunjung dating.


Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai