Bisnis Cucian Mobil: Jenis, Modal, Omset, dan Tipsnya

Ilustrasi bisnis cucian mobil
Bisnis Cucian Mobil: Jenis, Modal, Omset, dan Tipsnya. Photo by Pexels
Waktu baca: 5 menit

Ada banyak bisnis yang bisa dicoba saat kamu memiliki lahan yang cukup luas. Salah satunya ialah bisnis cucian mobil. Bisnis ini bisa dikatakan memiliki peluang besar. Sebab, saat ini sepertinya setiap lapisan masyarakat memiliki mobil.

Belum lagi dengan maraknya taxi online. Maka dari itu, membuka bisnis cucian mobil ini jadi pilihan yang paling menguntungkan. Lalu gimana sih cara memulai bisnis ini? Apakah ribet? Daripada mengira-ngira, lebih baik simak penjelasan mengenai bisnis cucian mobil di bawah ini ya TemanKlik!

Jenis Usaha

Ilustrasi bisnis cucian mobil
Jenis usaha cucian mobil. Photo by Pexels

Konsep bisnis cuci mobil yang kamu pilih akan menentukan besar kecilnya modal yang dibutuhkan. Sebagai gambaran, berikut ini empat jenis usaha cuci mobil yang bisa kamu pertimbangkan, antara lain:

  • Cuci Mobil Steam Hidrolik

Jenis usaha cuci mobil dengan sistem hidrolik adalah salah satu yang paling mudah kamu temukan dan terbilang cukup favorit. Alasannya karena hasil pencucian dengan cara ini sangat memuaskan yang mana semua kotoran yang menempel pada kolong mobil mudah untuk disapu bersih, termasuk kotoran-kotoran membandel seperti lelehan oli atau getah yang melekat pada mobil.

Oleh karena usaha steam mobil ini memanfaatkan mesin uap dengan suhu air berada antara 60 hingga 80 derajat celcius, kamu harus sangat berhati-hati saat menggunakan pencucian sistem ini. Sebab bisa ikut merontokkan lapisan anti karat yang ada di kolong mobil. 

Oh ya, sistem pencucian hidrolik ini tidaklah sama dengan proses pencucian menggunakan high pressure pump (pompa bertekanan tinggi) yang dilengkapi dengan pengangkat mobil (hidrolik). Rata-rata harga pencucian mobil dengan mekanisme ini berkisar antara Rp.35 – 70 ribu saja.

  • Cuci Mobil Robotik atau Otomatis

Sesuai dengan namanya, pencucian mobil menggunakan metode robotik berarti mengandalkan tenaga mesin khusus nan canggih (robot) yang dirancang untuk bekerja membersihkan mobil pelanggan mulai dari menyemprotkan air dan sabun ke badan mobil, menggosok, mengorek, hingga mengeringkan mobil. Jika memilih konsep bisnis ini, maka semua pekerjaanmu akan jauh lebih mudah.

Keunggulan menggunakan metode ini adalah tingkat kebersihan yang tergolong tinggi dan hemat waktu sehingga sangat cocok bagi orang yang sibuk dan tidak punya banyak waktu atau tidak sabar untuk menunggu mobilnya dibersihkan. Selain itu, pelanggan bisa tetap menunggu dalam mobil ketika mobil sedang dibersihkan. 

Untuk menikmati jenis pencucian ini, pelanggan biasanya harus membayar pada kisaran yang lebih mahal, yaitu sekitar Rp.45 – 125 ribu.

  • Cuci Mobil Manual

Untuk menjalankan bisnis cuci mobil dengan tenaga manual, kamu hanya perlu menyiapkan pompa bertekanan tinggi yang akan digunakan untuk membersihkan mobil pelanggan. Perkiraan waktu untuk membersihkan mobil dengan cara ini adalah sekitar 30 menitan, dimana para pelanggan biasanya akan meninggalkan mobilnya saat dicuci dan menitipkan kuncinya kepada tukang cuci.

Mencuci dengan sistem manual juga masih banyak ditawarkan oleh layanan pencucian mobil dan bisa kamu temukan antara lain di parkiran mall atau dekat kawasan perumahan.

Cuci mobil manual adalah layanan pencucian dengan harga yang sangat terjangkau dibandingkan dengan pencucian jenis lainnya, dimana pelanggan cukup membayar Rp.35 – 50 ribu untuk bisa membawa pulang mobil bersih yang siap beraksi di jalanan. Perlu diingat bahwa pencucian manual tidak akan membersihkan hingga ke kolong mobilmu, ya.

  • Cuci Mobil Manual Menggunakan Tanjakan

Bagi kamu yang kurang puas dengan hasil pencucian menggunakan sistem manual karena kolong mobil yang masih kotor, maka gunakanlah jasa cuci mobil dengan tanjakan untuk kolong.

Ya, cuci mobil jenis ini memang lahir sebagai modifikasi pencucian mobil dengan cara manual. Penambahan tanjakan bertujuan untuk membersihkan mobil hingga ke bagian kolongnya. Harga yang biasanya dibebankan kepada pelanggan untuk fasilitas pencucian ini berada di kisaran Rp.40 – 80 ribu.

Baca juga: Agar Tidak Tersesat, Ini Dia Buku tentang Bisnis Pemula yang Wajib Kamu Baca

Estimasi Modal Usaha dan Potensi Keuntungan

Ilustrasi bisnis cucian mobil
Peralatan bisnis cucian mobil. Photo by @towfiqu999999

Modal yang kamu butuhkan untuk membuka usaha cuci mobil kurang lebih Rp.55 jutaan yang termasuk harga mesin cuci mobil untuk usaha dan seluruh peralatan pendukungnya. Modal ini dapat dikatakan tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan potensi untung yang bisa kamu dapatkan. 

Bahkan, jika kamu berhasil mendatangkan konsumen secara konsisten setiap harinya, kamu bisa mulai mendapatkan pengembalian modal pada tahun kedua setelah menjalankan usaha. 

Jika menggunakan perhitungan secara kasar, potensi keuntungan dengan modal Rp.55 juta dapat dirincikan sebagai berikut.

Estimasi Pemasukan bulanan (Rp26.000.000):

  • Layanan cuci mobil (20 unit x Rp50 ribu x 26 hari)

Estimasi Pengeluaran bulanan (Rp19.500.000):

  • Upah karyawan 3 orang: Rp15.600.000 (20% dari pemasukan)
  • Listrik: Rp450.000
  • Shampo: Rp1.000.000
  • Semir Ban: Rp1.000.000
  • Service Peralatan: Rp1.000.000
  • Wifi: Rp450.000

Dengan demikian, kamu berpotensi mendapatkan keuntungan sebesar:

  • Rp26 juta – Rp19,5 juta = Rp6,5 juta per bulan

Sebagai catatan, modal yang kamu butuhkan bisa jadi lebih besar atau justru lebih kecil dari perhitungan di atas, sesuai dengan kelengkapan peralatan yang akan kamu gunakan. Begitu pula dengan potensi keuntungan akan sangat ditentukan oleh seberapa banyak pelanggan yang datang ke tempat pencucian mobilmu.

Tips Berbisnis

Ilustrasi bisnis cucian mobil
Tips bisnis cucian mobil. Photo by Pixabay

Setelah mengetahui modal dan omset usaha, sekarang saatnya kamu cermati beberapa tips untuk bisa sukses menjalankan bisnis cuci mobil.

  • Memilih jenis bisnis pencucian mobil yang sesuai minat dan target pasar yang ingin disasar
  • Menyediakan modal sesuai konsep usaha yang telah ditentukan. Perlu diingat bahwa semakin canggih peralatan yang ingin digunakan dan semakin lengkap fasilitas yang ditambahkan, maka akan semakin besar modal yang dibutuhkan 
  • Mencari lokasi strategis dengan pertimbangan: sesuai dengan kemampuan modal usaha, berada di pinggir jalan, dilewati banyak kendaraan, mempunyai area parkir yang cukup luas, terdapat saluran pembuangan air yang memadai, dan jauh dari polusi (debu atau kotoran) 
  • Menyiapkan segala keperluan usaha, misalnya hidrolik, mesin cuci mobil otomatis, cairan pembersih, dan seluruh perlengkapan lain yang dibutuhkan
  • Memberikan pelatihan kepada karyawan mengenai prosedur pencucian yang baik dan cara pengelolaan pelanggan
  • Mempromosikan bisnis melalui berbagai media pemasaran, baik online maupun offline. Gunakanlah kode voucher yang berbeda saat menggunakan beberapa media pemasaran sehingga dapat diketahui efektivitas masing-masing media dalam mendatangkan pelanggan
  • Menetapkan harga sesuai dengan fasilitas yang diberikan
  • Membuat pilihan paket cuci mobil berdasarkan kebutuhan pelanggan
  • Menyediakan kartu membership untuk retensi pelanggan 
  • Memberikan potongan, promosi atau cuci mobil gratis sebagai program customer loyalty (pelanggan setia), misal satu kali cuci gratis setelah 10x cuci atau potongan 10% jika mendatangkan pelanggan baru (customer gets customer)
  • Menyediakan tempat tunggu yang nyaman dan fasilitas tambahan berupa minuman gratis, snack, atau wifi gratis
  • Menambahkan usaha sampingan pada bisnis cuci mobil yang dijalankan 
  • Meminta izin kepada pelanggan untuk dapat menempelkan stiker gratis pada kaca mobil bagian belakang sehingga dapat menjadi promo berjalan yang akan mendatangkan pelanggan berikutnya
  • Meminta evaluasi rutin dan saran dari pelanggan untuk perbaikan bisnis di masa depan

Jadi, sudah siap menjalankan usaha bisnis cucian mobil sendiri sekarang?

Jangan lupa ya, usaha yang baik merupakan kombinasi antara konsep dan strategi yang baik: karyawan yang terampil, pemasaran yang tepat sasaran, pengelolaan keuangan yang tertib, dan penanganan pelanggan yang prima.

Semoga sukses!

Artikel Lainnya