Waktu Terbaik untuk Kamu Memberikan Sedekah

Seorang wanita memegang papan bertuliskan donasi
Waktu Terbaik untuk Kamu Memberikan Sedekah. Photo by Pexels
Waktu baca: 3 menit

Sedekah adalah suatu amal yang sangat dianjurkan khususnya bagi kamu yang merasa rejekinya seret. Kok malah justru ketika rejeki seret atau tidak ada rejeki? Satu alasannya. Memberi itu jalan terbaik untuk mendapatkan. 

Secara matematika dunia, memang aneh. Bagaimana memberikan sesuatu seperti uang justru kita bisa mendapatkan. Namun, secara matematika Tuhan, ini benar adanya. Dan sebenarnya ada alasan ilmiahnya lho.

Kok Memberi Sedekah Justru Membuka Rejeki?

Seorang sedang bersedekah
Sedekah membuka pintu rezeki. Photo by Pexels

Tuhan sudah berjanji jika kita rajin memberikan sedekah, maka pintu rejeki akan terbuka lebar. Ini sudah janji Tuhan dan tidak lagi bisa dibantah.

Akan tetapi, ada juga lho penjelasan ilmiah mengapa sedekah membuka rejeki. Pertama, rejeki itu membuat pikiran dan hati tenang. Tahukah kamu apa yang membuat karier atau usaha seseorang susah berkembang? Salah satu alasannya adalah karena tidak adanya kejernihan hati dan pikiran. Hingga akhirnya apapun kebijakan atau keputusan yang diambil tidak menghasilkan.

Jadi, yang paling penting adalah menjernihkan pikiran dan hati. Salah satunya dengan sedekah. Apalagi jika kamu bersedekah kepada orang yang benar-benar membutuhkan seperti tetangga sangat miskin. Hati siapapun pasti akan terenyuh dan merasa lega ketika bisa membantu walaupun dalam jumlah yang tidak banyak. Hati menjadi bersih dan pikiran menjadi terbuka lebar. Kehidupan pun menjadi lebih indah. Keputusan yang diambil dalam bisnis atau karier menjadi sangat efektif.

Yang kedua, sedekah itu membuat jalinan persaudaraan atau pertemanan menjadi semakin kuat. Tidak ada yang tahu jika ternyata kamu sendiri yang kesulitan. Dan dalam kesulitan tersebut, justru orang yang kamu beri sedekah sudah dalam kondisi yang sangat baik secara finansial.

Atau bisa juga karena kesukaan kamu dalam bersedekah itu membuat banyak orang mau berteman. Orang yang awalnya tidak kenal menjadi percaya dan menjalin bisnis dengan kamu. 

Yang ketiga, sedekah itu doa. Dan doa itu energi positif. Setiap kali kamu bersedekah, ada doa yang terucap dari mulut orang yang kamu berikan sedekah. Itu merupakan energi positif yang bisa membuka pikiran, hati, dan juga jalan mendapatkan rejeki.

Jadi, masuk akal sekali bukan jika sedekah adalah pembuka pintu rejeki?

3 Waktu Bersedekah Sesuai Anjuran Rasulullah

Seseorang sedang memasukan uang ke dalam kotak untuk sedekah
Waktu bersedekah. Photo by @wizdanzackyfauzan

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk bersedekah? Setidaknya di tiga waktu berikut ini:

  1. Bersedekah Di Saat Lapang

Saat lapang itu artinya di waktu kamu punya banyak rejeki berupa uang ataupun kesehatan. Saat itulah kamu harus bersedekah. Kenapa? Karena saat kamu lapang, saat itulah sebenarnya kamu diuji oleh Tuhan. 

Terkadang, ketika orang sedang bahagia, orang lupa dengan Tuhan. Mereka lebih memikirkan harta benda yang mereka sudah miliki yang membuat mereka bahagia. Inilah penyakitnya.

Untuk itu, saat kamu lapang, seharusnya kamu sedekah sebanyak mungkin. Ini kamu butuhkan untuk menghilangkan penyakit hati yang bisa membuat kamu lupa dengan Tuhan. Dengan kata lain, sedekah membuat kamu terus menerus mengingat Tuhan.

  1. Bersedekah Di Saat Kesusahan 

Selain di waktu lapang, kamu juga perlu sedekah di saat susah. Berapapun itu tidak penting. Saat kamu hanya punya uang Rp 100.000, usahakan untuk memberikan sedekah entah itu Rp 5000 atau Rp 10.000. Nominal kecil itulah yang justru membuka pintu rejeki kamu lainnya.

  1. Bersedekah di Pagi Hari  

Sangat dianjurkan agar kamu bersedekah di pagi hari. Seperti penjelasan sebelumnya, bersedekah bisa memberikan energi positif. Dan ketika energi positif itu kamu dapatkan di pagi hari, usaha atau pekerjaan kamu sepanjang hari akan lebih dipermudah. 

Semoga informasi tersebut bisa membuat kamu lebih bersemangat untuk mengeluarkan sedekah. Bukan berapa banyak uang yang kamu berikan tapi seberapa ikhlas ketika kamu memberikan sedekah.

Artikel Lainnya