Cara Menghitung Modal Bisnis yang Diperlukan untuk Usaha Baru

Modal bisnis
Cara Menghitung Modal Bisnis yang Diperlukan untuk Usaha Baru. Photo by Pexels
Bagikan:

Waktu baca: 3 menit

Mungkin sekarang ini kamu sedang bingung menentukan berapa modal bisnis yang harus kamu siapkan. Kamu takut bisnis kamu gagal dan modal yang kamu siapkan hilang percuma. Atau kamu takut ketika bisnis sudah berjalan tapi ternyata modal yang kamu siapkan tidak mencukupi atau kurang.

Hal semacam itu juga dirasakan oleh para pebisnis pemula. Dan inilah yang disinyalir yang menjadi faktor kegagalan mereka saat berbisnis.

Menentukan modal bisnis ternyata tidak mudah. Kamu tidak boleh asal-asalan. Karena jika asal-asalan, bisa saja bisnis kamu gagal berkembang. Atau bahkan bertahan saja gagal lantaran kesalahan paling awal yang sudah kamu lakukan.

Untuk itu, penting sekali bagi kamu untuk mengetahui dan menghitung berapa sih sebenarnya modal usaha yang harus kamu siapkan. Sebisa mungkin modal bisa kamu tekan, bukan? Tapi, jangan asal meminimalisir ya karena itu bisa membuat usaha yang kamu mulai sia-sia belaka.

Baca juga: 3 Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa yang Bisa Dicoba

Dua Jenis Modal untuk Usaha Baru

Modal untuk usaha baru. Photo by @mathieustern

Sebelum menghitung berapa modal bisnis yang harus kamu siapkan, kamu perlu tahu ada dua jenis modal. Yang pertama disebut dengan capital expense. Apa itu capital expense? Secara sederhana, ini modal yang harus kamu miliki untuk keperluan membeli fixed asset. Nah, apalagi itu fixed asset? Ini aset yang tetap seperti alat produksi, kendaraan, dan lain sebagainya.

Modal yang kedua adalah operational expense. Selain alat, kamu juga perlu tenaga kerja, bukan? Makanya, harus dianggarkan juga modal untuk membayar karyawan.

Nah, dari dua jenis modal usaha tersebut, kamu sekarang bisa membuat list berapa banyak capital expense dan juga operational expense yang kamu butuhkan. Untuk awal berdirinya bisnis, sebaiknya kamu tidak perlu melengkapi semua peralatan. Begitu juga dengan pegawai atau karyawan. Kamu bisa memaksimalkan alat dan juga tenaga kerja yang ada.

Mungkin satu karyawan bisa kamu minta untuk mengerjakan lebih dari dua pekerjaan. Misalnya saja bagian receptionist kamu bisa minta untuk memegang administrasi. Ini akan menekan modal bisnis yang harus kamu siapkan.

Berapa Modal yang Harus Kamu Siapkan untuk Bisnis Baru?

Modal bisnis
Modal yang dibutuhkan. Photo by Pixabay

Sampai sini, mungkin kamu bisa bingung sebenarnya berapa modal uang yang harus kamu siapkan. Nah, sekarang kamu bisa membuat simulasi dulu.

Sebenarnya, modal itu tergantung pada jenis bisnis yang kamu ingin jalankan. Contohnya saja kamu ingin membuat bisnis Jasa Les Bahasa Inggris. Adapun modal yang mungkin kamu butuhkan adalah sebagai berikut:

Capital expense:

1Laptop4.000.000
2Website1.500.000
3Modem internet300.000
4Handphone2.000.000

Operational expense

1Tenaga Administrasi dan Resepsionis1.800.000
2Instruktur2.500.000
3Biaya Listrik, Internet, dan PDAM1.000.000

Nah, itulah perkiraan modal yang harus kamu keluarkan. Akan tetapi, tunggu dulu. Kamu harus tahu bisnis baru itu tidak selalu lancar. Tidak selalu menghasilkan profit juga. Makanya, harus dihitung juga risiko yang ada.

Maka dari itu, sebaiknya kamu punya modal cadangan. Apa itu? Yaitu modal yang harus kamu siapkan ketika ada risiko seperti tidak profit. Dana cadangan ini bisa diambil dari operational expense dikali 3. Ada juga yang dikali 6 untuk ekstra hati-hati.

Jadi, dari data tersebut, modal bisnis yang kamu keluarkan adalah sebagai berikut:

Capital expense                      : 7.800.000

Operational expense (x3)       : 15.900.000

Total                                       : 23.700.000

Itu hanya simulasi atau contoh saja. Sekarang, kamu bisa hitung sendiri berapa modal bisnis yang kamu perlukan.


Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai