Manchester United Main di Liga Champions, Bakal Untung Besar

Manchester United main di Liga Champions musim depan
Manchester United main di Liga Champions musim depan. Photo by Pixabay
Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waktu baca: 2 menit

Gelaran Liga Inggris musim 2019-2020 sudah selesai. Liverpool menjadi juara setelah penantiannya selama 30 tahun. Artinya, Liverpool sudah dapat dipastikan menjadi salah satu peserta Liga Champions musim depan. Menemani Liverpool, ada Manchester City, Manchester United, dan Chelsea yang lolos ke gelaran Liga Champions musim depan.

Sebagai informasi, tim yang lolos ke Liga Champions adalah mereka yang berhasil menempati peringkat 1 hingga 4 hingga gelaran liga selesai. Manchester United mengakhiri musim ini dengan menempati peringkat ketiga berkat hasil yang ditorehkannya pada laga pamungkas melawan Leicester City. Pada laga tersebut, Manchester United menang 2-0 atas Leicester City.

“Dalam beberapa pekan terakhir kami diprediksi akan berada di peringkat keenam, lalu kami mengakhiri musim di posisi ketiga. Jadi, saya pikir mengakhiri musim di peringkat ketiga adalah pencapaian yang besar,” kata pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, dilansir dari Kompas.com.

Hadiah Besar Menanti

Perlu diketahui bahwa musim lalu Man United harus puas tampil di Liga Europa. Kini, mereka kembali tampil di Liga Champions. Tidak hanya masalah gengsi, Liga Champions juga menjanjikan hadiah uang yang jauh lebih banyak daripada Liga Europa.

Sebagai gambaran, setiap tim di babak penyisihan grup Liga Champions musim lalu (2019-2020) mendapat hadiah sebesar 15,25 juta Euro atau setara degan Rp259,97 miliar sesuai dengan kurs saat ini. Sementara, bagi peserta Liga Europa, masing-masing klub hanya mendapatkan 2,97 juta Euro (sekitar Rp49,78 miliar) yang masuk ke babak penyisihan grup.

Baca juga: Daftar Pendapatan Channel Youtube Bola, Liverpool Tertinggi

Lalu, tim yang berhasil melaju hingga babak 16 besar Liga Champions akan mendapat bonus sebesar 9,5 juta Euro (Rp161,96 miliar). Sedangkan pada Liga Europa di babak yang sama, setiap klub mendapatkan 1,1 juta Euro (Rp18,75 miliar).

Kemudian untuk klub yang berhasil melangkah ke babak delapan besar atau perempat final Liga Champions, masing-masing akan mendapatkan hadiah 10,5 Euro atau sekitar Rp179,02 miliar. Berbeda dengan Liga Europa, masing-masing klub yang melaju ke babak perempat final cuma mendapatkan 1,5 juta Euro atau sekitar Rp25,57 miliar.

Selanjutnya bagi klub yang lolos ke babak semifinal Liga Champions masing-masing akan mendapatkan 12 juta Euro (Rp204,6 miliar). Untuk semifinalis Liga Europa, hanya mendapat bonus sebesar 4,2 juta Euro (Rp40,92 juta).

Adapun bagi klub yang menjadi finalis Liga Champions masing-masing mendapatkan 15 juta Euro atau sekitar Rp255,71 miliar. Untuk finalis Liga Europa, masing-masing mendapat 4,5 juta Euro (Rp76,73 miliar).

Terakhir, bagi sang juara Liga Champions nanti akan mendapatkan hadiah tambahan sebesar 4 juta Euro atau sekitar Rp68,2 miliar. Jumlah tersebut juga akan diterima bagi juara Liga Europa.

Nah, itulah yang menyebabkan Manchester United bisa ketiban rezeki karena lolos ke Liga Champions musim depan. Namun, perlu dicatat bahwa saat ini dunia sedang dilanda pandemi corona. Bisa saja uang hadiah atau bonus di Liga Champions musim depan akan berkurang tidak seperti musim sebelumnya. Meski begitu, tetap saja bonus yang diterima tim yang berlaga di Liga Champions akan lebih besar ketimbang tim yang berlaga di Liga Europa.


Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •