Kenapa Model Jualan Sistem PO Kian Diminati? Yuk Cari Tahu Alasanya

Seorang wanita sedang memesan
Kenapa Model Jualan Sistem PO Kian Diminati? Yuk Cari Tahu Alasanya. Photo by Pexels
Waktu baca: 3 menit

Kamu bisa saja menerapkan berbagai teknik marketing untuk meningkatkan sales. Namun, jika kamu jualan, kamu tidak boleh meremehkan jualan sistem PO atau Pre-Order. Memang ini bukan bagian secara langsung dari teknik marketing. Hanya saja, sudah banyak yang membuktikan bahwasanya sistem ini ampuh lho untuk menaikkan penjualan.

PO ini sebenarnya bukan sistem yang baru dalam jual beli. Apalagi di zaman yang serba online seperti saat ini. Banyak penjual yang menerapkan sistem Pre-Order. Dan terbukti, banyak pembeli yang suka dengan sistem semacam ini. 

Mungkin kamu bertanya, kok bisa customer mau mengeluarkan uang terlebih dahulu baru barang dibuatkan dan dikirim? Pertanyaan ini juga sering ditanyakan. Dan jawabannya tidak bisa pendek. Ada penjelasan lengkap yang harus kamu ketahui. Ini juga sekaligus menjadi pertimbangan sebelum akhirnya apakah jualan kamu cocok untuk diterapkan dengan sistem PO atau tidak. 

Kenapa Sih Sebaiknya Kamu Jualan Sistem PO?

Sistem jualan PO
Sistem jualan PO. Photo by @jonasschindler

Jualan dengan sistem PO memang semakin banyak. Akan tetapi, yang menggunakan sistem ready stock jauh lebih banyak. Namun, entah mengapa, semakin hari, semakin banyak customer yang tertarik dengan sistem PO. Mereka tidak lagi takut untuk mengeluarkan uang di awal. 

Di sisi lain, ada juga keuntungan dari sisi penjual. Bayangkan saja. Kamu menerapkan jualan sistem PO. Otomatis, kamu akan mendapatkan uang dari customer terlebih dahulu. Dari sini, uang bisa kamu gunakan untuk ongkos produksi. Kamu juga sekaligus bisa langsung memprediksi berapa jumlah keuntungan bulanan atau bahkan mingguan yang kamu bisa kantongi dengan cara melihat jumlah Pre-Order. 

Selain itu, sistem ini juga minim risiko. Kamu sebagai penjual tidak takut customer lari membawa produk dan tidak mau bayar lantaran uang sudah ada di tangan. Hanya saja, kamu harus menjadi orang yang bisa dipercaya oleh customer.

Sistem PO ini juga terbukti membuat customer lebih percaya dengan kualitas. Sepertinya, tidak mungkin orang mau membeli produk dengan sistem PO jika kualitasnya kurang bagus. Biasanya, produk yang dijual dengan sistem PO itu produk kelas premium. Atau setidaknya produk tersebut limited edition. Ini yang membuat pembeli percaya bahkan hingga mereka mau bayar di muka.

Jika kamu berhasil menerapkan sistem seperti ini, kamu akan lebih mudah membangun brand. Brand yang kamu miliki bukan brand sembarangan. Semakin banyak orang tahu bahwa kamu penjual produk berkualitas dengan menerapkan sistem PO. Apalagi jika pembeli antre panjang untuk mendapatkan produk kamu.

Meski demikian, belum tentu juga orang berhasil menerapkan jualan sistem PO ini. Harus ada strategi khusus agar sistem ini mampu membuat orang percaya hingga akhirnya menaikkan sales. 

Baca juga: Panduan Menyusun Bisnis Plan untuk Pebisnis Pemula

5 Trik yang Kamu Harus Pelajari 

Seorang pebisnis dengan sistem PO
Trik berjualan sistem PO. Photo by Pexels

Setidaknya ada 5 trik yang bisa kamu pelajari dan terapkan jika ingin berjualan sistem PO. 

  1. Quality before Quantity 

Apa itu artinya? Kamu harus memikirkan kualitas. Fokus pada kualitas produk. Akan lebih baik jika kamu membuat produk berkualitas tinggi dalam jumlah yang sedikit daripada banyak tapi kualitasnya biasa-biasa saja. Ingat, orang mau Pre-Order karena biasanya mereka tahu bahwa produk yang mereka beli itu memiliki kualitas premium. 

  1. Tahu Market yang Tepat

Namanya juga produk berkualitas dengan sistem PO. Tentu bukan sembarang orang yang mau. Hanya orang-orang yang tahu saja yang akan memilih produk seperti ini.

Misalnya saja kamu menjual produk batik tulis asli dengan kain yang sangat lembut. Tentu saja proses pembuatan lama. Dan harganya pun sangat mahal. Makanya, target market bukan sembarang orang. Selain mereka adalah pembeli yang berasal dari kalangan menengah ke atas, bisa dipastikan mereka bisa membedakan mana batik print biasa dan mana batik tulis yang berkualitas.

  1. Jago Komunikasi dengan Customer

Karena sistem PO, maka yang harus didapatkan di awal adalah kepercayaan pembeli. Ini bisa kamu dapatkan dengan cara komunikasi yang baik. Dari awal, kamu harus mampu menjelaskan kualitas produk. Siapkan juga saluran komunikasi yang mudah bagi customer, entah itu melalui WhatsApp, Messenger, Email, telepon, dan lain sebagainya.

  1. Kasih Tahu Kenapa Harus PO

Biasanya, ada orang yang masih ragu kenapa kamu menerapkan jualan sistem PO. Makanya, kamu harus menjelaskan di awal. Misalnya saja kamu bisa jelaskan bahwa ini produk kelas premium yang membutuhkan proses pembuatan yang lama. Yang pasti, alasan yang kamu utarakan tidak mengada-ada dan bisa diterima oleh customer.

  1. Deadline yang Pasti 

Ini yang paling penting. Jangan sampai membuat customer kehilangan kepercayaan ketika barang tidak bisa dikirim sesuai dengan perjanjian. Ketika mereka mentransfer uang, itu artinya mereka sudah percaya. Maka, kamu harus ketat dengan deadline. Kalau pun molor dari tanggal yang sudah ditentukan, jelaskan alasannya dan jangan sampai molor terlalu panjang.

Setelah tahu tips tersebut di atas, semakin tertarik dan mantap untuk jualan sistem PO?

Artikel Lainnya