Begini Tips yang Ingin KPR Di Masa Pandemi

Begini tips KPR di masa pandemi.
Begini tips KPR di masa pandemi. Photo by Pexels
Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waktu baca: 3 menit

Pasien korona atau covid 19 memang masih menunjukkan angka kenaikan yang cukup tinggi setiap harinya. Kendati demikian, banyak orang yang terpaksa harus turun ke jalan untuk mengais rezeki bagaimanapun caranya agar keluarga mereka bisa makan dan memenuhi kebutuhan harian. Dampak yang drastis juga dirasakan oleh pengembang properti atau kontraktor bangunan yang kini mulai maju mundur untuk menawarkan KPR perumahan.
Namun, ternyata minat pembeli KPR di masa pandemi masih ada kendati mereka harus bekerja ekstra keras dalam pembayaran cicilan bulanan.

Grafik peminat KPR di tahun 2018 – 2019 cukup menyenangkan namun begitu masuk tahun 2020 masa pandemi grafiknya menjadi turun menjulang. Kamu bisa memakai tips adaptasi new normal di bawah ini agar aman beli rumah dengan KPR dan tidak merugi.

Cek Dahulu Lewat Online

modal kecil untung besar.
Cek secara online. Photo by @tranmautritam

Saat ini banyak situs toko online yang menawarkan jual beli rumah dengan sistem online, maka sebaiknya pakai cara ini sementara dahulu. Apabila kamu berminat dalam 1 unit rumah maka cek detailnya apakah harga, luas, kondisi rumahnya itu sesuai atau tidak. Tidak sedikit foto yang dipasang berbeda dengan aslinya.

Tanyakan kepada Pihak Pengembang

Begini tips KPR di masa pandemi.
Bertanya kepada pihak pengembang. Photo by Pexels

Ketika melihat toko online yang memajang penawaran rumah tentunya ada pengembang yang menaunginya ya. Kamu bisa hubungi pengembang tersebut dan menanyakan tentang kebenaran rumah yang dijual. Pengembang akan menjelaskan bahwa rumah dengan tipe A harganya sekian dan spesifikasinya.

Cek Profil Pengembang

Begini tips KPR di masa pandemi.
Cari info pengembang. Photo by @dadaben_

Perlunya menilik profil dari pengembang perumahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pembelian rumah. Ada pengembang yang sesuai dengan aturan dari pemerintah dan melayani kliennya hingga lunas, namun ada pula pengembang yang acuh dengan keluhan klien ketika uang sudah masuk ke kantong.

Ada pengembang yang transparan dari awal serah terima kunci dengan surat yang jelas namun ada juga pengembang yang kurang transparan. Sebaiknya, kamu pilih pengembang yang telah mendapatkan nama dan manajemen yang baik dari banyak pembeli.

Cek Pengembang Terdaftar di Sireng Kementerian PUPR

Periksa pengembang di situs sireng PUPR. Photo by https://sireng.pu.go.id/

Pengembang KPR di masa pandemi yang baik adalah pengembang yang ijin usahanya terdaftar di sireng (Sistem Registrasi Pengembang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia PUPR). Kamu bisa melihat websitenya di https://sireng.pu.go.id tentang daftar pengembang resmi dan terpercaya.

Baca juga: Memilih KPR, Mau yang Syariah atau Konvensional?

Lihat Posisi Rumah

Beli rumah butuh dana besar.
Lihat posisi rumah. Photo by Pixabay

Posisi rumah harus diperhatikan karena berhubungan dengan kegiatan harian apakah dekat dengan pasar, rumah sakit, sekolah atau tempat kerja. Apabila jangkauannya cukup nyaman maka bisa dimasukkan dalam daftar pembelian.

Cek Sistem KPR

Bangun riwayat kredit lebih mudah.
perhatikan sistem KPR. Photo by @tierramallorca

Karena saat ini musimnya korona maka semua pembayaran akan mengalami sistem yang baru dan manajemen new normal. Tanyakan kepada pengembang tentang sistem KPR apakah ada perubahan atau keringanan di waktu tertentu. Beberapa pengembang memberikan KPR di masa pandemi dengan dp ringan, cicilan ringan dengan jangka waktu lebih lama.

Selalu berhati-hati ketika kamu akan membeli rumah dengan sistem KPR karena dengan sistem pembayaran online atau promosi online banyak oknum tak bertanggung jawab ikut dalam aksi penipuan.

Memang cek ke lapangan secara mandiri membuatmu lebih yakin dengan apa yang akan dibeli. Selalu gunakan alat pelindung diri dan jaga dari singgungan orang lain. Cek kondisi rumah memang mau tidak mau harus bertemu dengan orang lain namun alangkah baiknya kamu lakukan dengan aturan kesehatan yang berlaku dan menjaga jarak.


Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

You may also like...