Backpacking ke Jepang Ternyata Tidak Mahal!

Backpacking ke Jepang? Bisa! via playtech.ro
Waktu baca: 3 menit

Selain menawarkan keindahan alam dan suasana kota metropolitan kelas dunia, Jepang juga memiliki kebudayaan yang masih dipegang teguh oleh masyarakatnya hingga kini. Inilah yang menjadi daya tarik utama para wisatawan untuk melancong ke negeri sakura, termasuk pula para backpacker. Bagi kamu yang ingin backpacking ke Jepang dengan biaya terjangkau, berikut beberapa tipsnya yang perlu kamu ketahui.

Pesan tiket lebih awal dari jadwal pemberangkatan

Salah satu hal utama agar kamu bisa lebih murah dan praktis saat backpacker ke Jepang adalah melakukan booking lebih awal atau early booking. Hal ini untuk menekan pengeluaran tiket pesawat seminimal mungkin. Dengan memesan tiket jauh-jauh hari atau bahkan sejak setahun sebelumnya, kamu akan mendapatkan harga yang lebih murah.

Untuk itulah kamu harus sering melihat promo di situs-situs perjalanan. Kamu juga bisa mengunjungi pameran-pameran traveling yang kerap diselenggarakan di berbagai kota. Ingat, semakin dekat jarak pembelian tiket pesawat dengan keberangkatan, harganya akan semakin mahal. Jadi, jangan malas hunting tiket pesawat murah sejak jauh-jauh hari!

Cari akomodasi penginapan rekomendasi backpacker dunia

Setelah berburu tiket pesawat murah, berikutnya kamu perlu juga untuk mencari rekomendasi penginapan khusus backpaker. Biasanya hotel di Jepang mematok harga yang cukup mahal dan di kota besar seperti Tokyo, ukuran kamarnya juga lebih kecil daripada standar hotel yang ada di Indonesia. Alternatifnya, kamu bisa memilih akomodasi non hotel seperti guest house atau sharing penginapan dengan sesama backpacker.

Tidak perlu bingung, penginapan seperti ini bisa banyak kamu temukan di Jepang. Di Tokyo, misalnya, situs Detik Travel melansir bahwa kamu bisa dapat satu unit penginapan berisi lima orang dengan harga mulai Rp500.000 hingga Rp700.000. Uniknya, ruangan penginapan ini sangat khas Jepang, mirip seperti yang biasa kamu lihat di serial kartun-kartun Jepang seperti Doraemon.

Backpacking ke Jepang Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan via pxhere.com

Backpacking ke Jepang Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan via pxhere.com

Sebaiknya tidak makan di restoran

Makan di restoran bukan opsi bagus ketika kamu backpacker ke Jepang. Karena selain mahal, makan di waktu tertentu akan memiliki harga yang berbeda. Misalnya, harga untuk makan siang dan malam dipatok dalam jumlah berbeda. Hal ini tentu akan menyulitkanmu untuk mengatur pengeluaran.

Alternatif yang bisa kamu lakukan adalah makan di Depachika. Depachika adalah lantai basement di sebuah mall yang menjual makanan murah dan enak. Jika misalnya di restoran kamu hanya bisa mendapatkan seporsi ramen, di Depachika kamu bisa membeli 2-4 porsi untuk dibawa pulang. Sebagai tips, sebaiknya datanglah ke Depachika pukul 19.00-21.00 karena Depachika akan mengobral seluruh makanan sebelum toko tutup. Lebih baik lagi kalau kamu memborongnya untuk makan pagi atau siang keesokan harinya dengan cukup memanaskannya kembali di microwave penginapan.

Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Vietnam Cocok buat Backpacker

Gunakan JR-Pass untuk berkeliling kota

Kalau kamu ingin mengelilingi beberapa kota di Jepang, agar lebih murah sebaiknya gunakan Japan Railway Pass (JR-Pass). Misalnya, kamu berencana untuk ke Osaka, Kyoto, Yokohama, Tokyo, dan Sapporo. Nah, dengan JR-Pass kamu bisa mengunjungi seluruh tempat tersebut.

Untuk JR-Pass yang berlaku selama seminggu, harganya sebesar 29.110 Yen atau sekitar Rp3,5 juta. Memang lebih mahal di awal. Namun, kamu bisa naik kereta cepat Shinkansen dan KRL komuter lebih puas termasuk untuk jarak jauh sekali pun. Sedangkan, kalau kamu pergi ke satu tempat dan itu dekat, lebih baik menggunakan bus yang sudah disediakan.

Jadi, siapa bilang backpacking ke Jepang membutuhkan biaya yang mahal? Sebagai persiapan, kamu juga bisa sambil melakukan investasi di KlikCair untuk mengumpulkan bujet. Selamat berlibur ke Jepang, ya!

You may also like...

Leave a Reply