Ingin Punya Bisnis yang Semakin Kredibel? Miliki Nama Merek Dagang

Mendaftarkan nama merek dagang
Ingin Punya Bisnis yang Semakin Kredibel? Miliki Nama Merek Dagang. Photo by Pexels
Bagikan:

Waktu baca: 3 menit

Kenapa sih banyak pebisnis yang begitu memperhatikan nama merek dagang? Alasannya satu. Karena merek dagang ini merupakan intangible asset atau aset yang tak berwujud tapi nilainya sangat tinggi. Dalam beberapa kasus, nilai dari intangible asset ini melebihi dari tangible asset.

Kok bisa? Contoh sederhananya adalah merek seperti Cocacola. Memang perusahaan minuman yang satu ini memiliki pabrik yang begitu besar. Namun, nama merek dagangnya jauh lebih besar dari nilai pabrik itu sendiri.

Contoh lain mengapa intangible asset itu sangat penting adalah tentang diri kamu sendiri. Sekalipun kamu orang yang memiliki aset banyak dan juga skill luar biasa, ketika orang lain tidak lagi percaya dengan kamu, maka percuma saja skill dan juga aset yang kamu miliki. Kejujuran kamu itulah yang disebut dengan intangible asset.

Jadi, sudah jelas kan mengapa nama merek dagang itu penting? Perusahaan yang logo serta namanya sudah ada di top of mind masyarakat tidak akan melepas merek dagangnya. Mereka akan terus berusaha untuk mempertahankannya. Yaitu dengan cara mendaftarkan merek dagang. Tujuannya agar orang lain tidak mencuri atau menggunakan merek dagang yang sama.

Prosedur Mendaftarkan Merek Dagang

Mendaftarkan nama merek dagang
Prosedur mendaftarkan nama merek dagang. Photo by Pixabay

Setidaknya ada lima langkah yang harus kamu lakukan jika nama merek dagang perusahaan kamu ingin didaftarkan.

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengisi formulir pendaftaran merek dagang. Di mana formulir itu bisa didapatkan? Di DJKI atau Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Beruntung formulir pendaftaran merek dagang sekarang bisa didapatkan secara online. Kamu bisa mengisi formulir secara online.

  • Menyerahkan Kartu Identitas

Selanjutnya, siapkan dokumen penting berupa kartu identitas seperti KTP.

  • Akta Pendirian

Jika perusahaan berbadan hukum, serahkan juga surat akta pendirian yang menunjukkan legalitas dari usaha yang kamu jalankan.

  • Etiket Merek Dagang

Kamu juga harus memiliki etiket merek dagang sebanyak 10 lembar.

  • Surat Kuasa

Beberapa orang tidak bisa mendaftarkan merek dagang sendiri. Mereka menyerahkan pada firma hukum untuk mengurus semuanya. Jika itu juga yang kamu lakukan, kamu harus memberikan surat kuasa.

Nah, itulah langkah demi langkah mendaftarkan nama merek dagang kamu. Mudah, bukan?

Baca juga: Beberapa Cara Bisnis Online Tanpa Modal yang Masih Work Hingga Sekarang

Eits, Tidak Semua Pengajuan Merek Dagang Diterima Lho

Kertas bertuliskan "cancel"
Penolakan. Photo by @markuswinkler

Apakah semua yang mendaftarkan nama merek dagang diterima? Faktanya tidak. Banyak yang akhirnya tidak diterima karena beberapa alasan. Misalnya saja nama yang digunakan terlalu umum. Artinya, nama yang didaftarkan sudah lazim digunakan di masyarakat.

Selain itu, nama mengandung unsur SARA. Ini juga yang bisa membuat merek dagang tidak akan diterima. Dan yang paling sering menjadi faktor ditolaknya pengajuan merek dagang adalah kurang orisinil. Nama, logo, ataupun hal lain yang didaftarkan harus benar-benar orisinil. Tidak boleh sedikitpun ada unsur plagiarism dari nama perusahaan atau bisnis lain.

Itulah beberapa hal yang patut kamu perhatikan agar pengajuan nama merek dagang bisa diterima. Yang pasti, ketika kamu sudah memiliki merek dagang, perusahaan kamu jauh lebih kredibel di mata masyarakat. Selain itu, kamu juga akan lebih mudah untuk menjalin komunikasi dengan customer. Orang akan langsung tahu merek dagang perusahaan kamu karena hanya tidak ada yang menyamai.


Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai