Kiat-kiat Membayar Tagihan Kartu Kredit Agar Tidak Menambah Beban

Membayar Tagihan Kartu Kredit
Kiat-kiat Membayar Tagihan Kartu Kredit Agar Tidak Menambah Beban. Photo by @emkal
Bagikan:

Waktu baca: 3 menit

Sebagai pengguna kartu kredit yang aktif, kamu tentu memiliki kewajiban untuk membayar tagihan kartu kredit setiap bulannya. Nominal yang dibayarkan tergantung dari transaksi yang dilakukan menggunakan kartu kredit milikmu.

Saat ingin membayar tagihan kartu kredit, yang perlu diperhatikan bukan hanya ketersediaan uangnya saja lho TemanKlik! Kamu harus memperhatikan beberapa poin penting yang lain agar kartu kredit tidak menjadi buah simalakama.

Berikut ini tiga hal yang perlu diperhatikan saat kamu ingin membayar tagihan kartu kredit.

  • Lakukan pembayaran tagihan sebelum jatuh tempo
Membayar Tagihan Kartu Kredit
Lakukan pembayaran sebelum jatuh tempo. Photo by Pixabay

Saat melakukan pembayaran tagihan kartu kredit, sebaiknya dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo. Tanggal jatuh tempo adalah tanggal atau batas akhir pembayran tagihan kartu kredit. Jika kamu membayar lewat tanggal terakhir, berarti terjadi keterlambatan.

Umumnya, jatuh tempo pembayaran tagihan setiap 15-20 hari setelah tanggal cetak atau terbit tagihan. Namun sebenarnya ketentuan itu tergantung dari kebijakan bank penerbit kartu kredit.

Nah, saat lewat dari tanggal jatuh tempo, maka kamu akan mendapatkan denda keterlambatan serta bunga di tagihan kartu kredit bulan berikutnya. Dengan begitu, tentu bisa membuat tagihanmu membengkak dan menjadi beban keuangan.

Oleh karena itu, sebaiknya bayar tagihan kartu kreditmu sebelum tanggal jatuh tempo, setidaknya 5-7 hari sebelumnya. Jika perlu, langsung autodebet dari rekening tabungan sehingga tidak lupa atau terlambat dalam melakukan pembayaran tagihan.

Baca juga: 6 Tips Transaksi Kartu Kredit Aman yang Perlu Dipahami

  • Bayar tagihan secara penuh
Masih ada tagihan kartu kredit.
Bayar tagihan kartu kredit secara penuh. Photo by Pexels

Umumnya, bank penerbit kartu kredit menetapkan pembayaran minimum sebesar 10 persen dari total tagihan yang harus dibayar. Misalnya, kamu memiliki tagihan sebesar Rp5 juta, maka jumlah pembayaran paling sedikit itu sebesar Rp500 ribu.

Jika memilih pembayaran tagihan dengan batas minimum seperti contoh di atas, tentu meringankan. Namun, hal itu punya risiko besar. Utangmu bisa semakin menggunung.
Sebab, saat memilih membayar tagihan minimum maka di bulan berikutnya kamu harus membayar 10 persen dari total tagihan ditambah sisa utang kartu kredit sebelumnya plus bunga. Jika tidak dibayar penuh, akan seperti itu terus perhitungannya. Makanya, lebih baik bayar tagihan secara penuh agar terbebas dari biaya bunga dan tumpukan utang.

  • Lakukan pembayaran secara online
Membayar Tagihan Kartu Kredit
Lakukan pembayaran secara online. Photo by Pexels

Dalam melakukan pembayaran tagihan saat ini sudah sangat mudah. Kamu bisa melakukannya dengan cara online yang mana selain praktis, hemat waktu dan tenaga. Pembayaran bisa melalui SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking, e-commerce, dan fintech.

Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Layanan perbankan sudah pasti dibatasi guna mengurangi dan menghindari penyebaran virus covid-19. Jadi, lebih baik bayar tagihan kartu kredit dari rumah saja ya TemanKlik.

Demikian kiat-kiat yang perlu diperhatikan saat kamu ingin membayar tagihan kartu kredit. Bijaklah dalam menggunakan kartu kredit ya, agar tidak merasakan kerugiannya. Pakai kartu kredit sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar, bukan karena gengsi dan gaya hidup semata.


Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai