Memahami Apa Itu Lot dalam Dunia Investasi Saham

Memahami lot adalah
Memahami Apa Itu Lot dalam Dunia Investasi Saham. Photo by Pexels
Waktu baca: 4 menit

Apakah kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan lot? Yang pasti, lot adalah istilah sangat penting yang harus kamu ketahui ketika memulai investasi saham. Tanpa memahami apa itu lot, kamu bisa salah arah. Bisa saja waktu dan juga uang yang kamu pakai untuk investasi sia-sia. Dengan memahami apa yang dimaksud dengan lot, setidaknya kamu bisa mengerti bagaimana cara cerdas investasi saham.

Sayangnya, banyak orang yang tidak mau tahu mengenai apa itu lot saat mereka investasi di dunia saham. Yang mereka tahu hanya berapa modal yang harus mereka keluarkan lalu potensi keuntungan yang mereka bisa dapatkan. 

Tentu dengan memahami hal tersebut saja bukan hal yang salah. Akan tetapi, kamu tidak bisa memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai saham. Lain ketika kamu tahu apa yang dimaksud dengan lot. Kamu akan lebih bijak ketika akan melakukan transaksi saham. Tidak hanya saham dalam negeri tapi juga saham luar negeri. Dalam hal ini, harus kamu ketahui bahwa nilai lot saham dalam negeri beda dengan nilai lot saham luar negeri.

Apa Itu Lot Saham

Sebelum membahas apa itu lot, mungkin sudah familiar dengan istilah lembaran saham. Atau setidaknya kamu sering dengar berita di TV mengenai berapa lembar saham sebuah perusahaan yang berhasil dijual.

Lembar saham memang istilah yang sering muncul yang terkait dengan saham. Dan ini juga ada kaitannya dengan lot.

Sebuah perusahaan akan mengeluarkan beberapa lembaran saham yang kemudian bisa dijual ke orang lain sebagai tanda kepemilikan saham. Dan setiap lembar saham nilainya berbeda-beda. Nilainya tergantung pada perusahaan. Biasanya, perusahaan yang memiliki perkembangan signifikan menjual lembar saham mereka dengan harga yang relatif tinggi. Begitu sebaliknya.

Lalu, apa kaitannya dengan lot? Ternyata, menjual saham dalam lembaran itu cukup merepotkan. Misalnya saja satu lembar saham bernilai Rp 2.000. Orang akan kesulitan ketika investasi sebesar 20 juta misalnya. Menghitung jumlah saham terasa merepotkan. 

Untuk itu, BEI atau Bursa Efek Indonesia sebagai pemegang otoritas mengenai bisnis investasi saham menggunakan istilah lot. 1 lot berarti ada beberapa lembar saham. Awalnya, 1 lot itu 500 lembar saham. Jadi, ketika kamu ingin membeli 1 lot dengan harga satu lembar adalah Rp 2.000, maka kamu harus mempersiapkan uang Rp 5.000.000. 

Akan tetapi, aturan tersebut diubah. Sekarang, 1 lot sama dengan 100 lembar saham. Aturan ini membuat kompetisi di dalam dunia saham semakin kompetitif. Masyarakat pun semakin tertarik untuk ikut mengeluarkan modal untuk investasi saham.

Jadi, sudah tahu kan apa itu lot? Secara sederhana, lot adalah satuan dalam dunia saham yang dikeluarkan oleh BEI saat investor melakukan transaksi. Yang pasti, investor tidak bisa membeli satu atau dua lembar saham. Minimal, mereka harus membeli 1 lot yang berarti 100 lembar saham. 

Baca juga: Poin Penting Saat Memilih Saham yang Bagus Agar Nggak Rugi

Manfaat Lot Saham yang Juga Perlu Kamu Pahami

Setelah kamu tahu pengertian dari lot, apakah kamu tahu apa manfaat penggunaan istilah tersebut di dalam dunia investasi? Setidaknya ada tiga manfaat lot saham yng paling mudah untuk masyarakat pahami, yaitu:

  1. Investasi Saham Diawasi Oleh BEI

Adanya lot menjadi bukti bahwa pemerintah hadir. Pemerintah melalui BEI mengontrol atau mengawasi bisnis investasi di Indonesia. Ini sangat penting agar masyarakat tidak tertipu dengan investasi saham abal-abal. Ada aturan yang sangat detail mengenai saham yang diatur oleh pemerintah, tak terkecuali aturan berapa jumlah lembar saham dalam satuan lot.

  1. Mempermudah Proses Transaksi

Manfaat lot saham lainnya adalah mempermudah proses transaksi. Bayangkan saja ketika kamu memiliki uang Rp 100.000.000. Rencananya, kamu akan menaruh uang tersebut dalam instrumen investasi saham sebuah perusahaan. Berapa lembar yang kamu miliki ketika harga satu lembar saham itu Rp 2.000? 

Penghitungan menjadi lebih mudah ketika pembelian saham dilakukan dengan menggunakan satuan lot. Pasalnya, dalam 1 lot, terdapat 100 lembar saham.

  1. Menaikkan Daya Tarik Masyarakat untuk Investasi Saham

Seperti yang sudah kamu ketahui di keterangan sebelumnya, nilai 1 lot berubah sesuai dengan revisi peraturan BEI. Awalnya, 1 lot itu 500 lembar saham. Sekarang, 1 lot adalah 100 lembar saham. Ini membuat tidak hanya orang yang super kaya saja yang bisa membeli saham. Mereka yang berada di kalangan menengah pun bisa ikut serta dalam melakukan bisnis investasi saham. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi semua kalangan masyarakat untuk berinvestasi di instrumen saham.

Itulah tiga manfaat lot saham yang perlu kamu pahami. Jadi, sudah siap untuk investasi saham?

Tips Memulai Investasi Saham Khusus untuk Pemula 

Saat ini, semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan dunia saham. Ini bisa dilihat dari banyaknya orang, bukan hanya dari kalangan menengah ke atas yang ternyata menjadi korban tipu investasi atau korban investasi bodong. Memang bukan barometer yang tepat, tapi ini bisa dijadikan bukti betapa antusiasnya masyarakat untuk melakukan investasi.

Sayangnya, korban investasi bodong yang terus bertambah ini menjadi bukti lain bahwa memang banyak masyarakat yang kurang teredukasi. Mereka kurang memahami bagaimana cara investasi saham yang tepat. Untuk itu, berikut ini 4 poin penting untuk para pemula ketika ingin mulai berinvestasi:

  1. Lihat Legalitas 

Sekarang ini, banyak sekali perusahaan yang menawarkan cara investasi saham yang lebih mudah dengan menggunakan aplikasi. Di dunia digital seperti saat ini, orang sudah tidak lagi khawatir melakukan transaksi secara digital, tak terkecuali transaksi saham. Inilah yang mendorong perusahaan menawarkan berbagai aplikasi yang sering disebut dengan aplikasi trading saham.

Sayangnya, tidak semua aplikasi trading tersebut legal. Pastikan dulu bahwa aplikasi tersebut legal dan dibuat oleh perusahaan yang sudah terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. OJK merupakan lembaga dari pemerintah yang memastikan mana perusahaan investasi yang legal dan mana yang tidak. Yang legal berarti mereka sudah mengikuti dan akan terus menjalankan syarat serta ketentuan dari pihak pemerintah. 

  1. Pilih Saham Perusahaan yang Sudah Mapan 

Setelah memilih aplikasi investasi saham yang legal, pilihlah perusahaan yang mapan. Belilah saham dari perusahaan yang produknya sudah secara masif digunakan oleh masyarakat. Harga saham perusahaan seperti itu relatif stabil dan bahkan cenderung naik seiring dengan berjalannya waktu.

  1. Pahami Istilah dalam Dunia Investasi Saham

Ini hal yang sangat amat penting. Sekarang, kamu sudah mengerti apa itu lot. Selanjutnya, kamu juga harus belajar hal-hal lain, terutama istilah yang digunakan dalam dunia investasi saham.

  1. Gunakan Cold Money 

Saat investasi, gunakan cold money. Cold money adalah uang yang tidak kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika kamu memiliki uang di mana ada bagian yang sudah kamu ambil untuk memenuhi kebutuhan hidup lalu ada sisa, sisanya itu yang bisa disebut dengan cold money. 

Nah, sekarang kamu sudah tahu apa itu lot. Semoga ini bisa membuat kamu lebih ingin tahu lagi mengenai istilah lain dalam dunia saham. Dengan harapan kamu tidak salah arah ketika mulai melakukan investasi saham.

Artikel Lainnya