Ketahui Cara Baca Candlestick di Sini! 

Contoh candlestick chart
Ketahui Cara Baca Candlestick di Sini! Photo by Pexels
Waktu baca: 4 menit

Sudah mulai berani mengeluarkan modal yang besar untuk trading? Jika sudah, maka sudah saatnya juga buat kamu untuk mengetahui cara membaca candlestick. Ini sangat penting agar kamu bisa meminimalisir risiko loss dan memaksimalkan potensi mendapatkan profit di setiap kegiatan trading.

Banyak sekali orang yang tergiur dengan keuntungan dari trading. Hal tersebut tidak salah juga. Pasalnya, banyak pemula yang akhirnya keluar dari tempat kerja karena sudah puas dengan penghasilan passive income dari trading. Ada juga yang menjadikan trading sebagai sumber pendapatan lain selain bekerja.

Apa pun itu, trading sangat menjanjikan, khususnya di era teknologi seperti saat ini. Hanya saja, banyak orang yang asal ikut. Mereka asal mengeluarkan modal tanpa belajar tentang trading. Yang ada di otaknya hanya profit dan profit.

Sebaiknya kamu bukan salah satu dari mereka. Kamu harus tahu setiap kesuksesan itu membutuhkan proses. Ada proses yang harus kamu jalani saat trading, yaitu proses untuk belajar dan proses untuk praktik. Nah saat ini, kamu harus melewati proses satu ini, yaitu belajar cara membaca candlestick. Atau jangan-jangan kamu belum tahu apa itu candlestick? Sangat disayangkan ketika kamu sudah terjun di dunia trading tapi tidak tahu apa yang disebut dengan candlestick dan bagaimana cara baca candlestick.

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Candlestick 

Saat ini, semakin mudah bagi siapa saja untuk ikut trading. Jika dulu orang lebih memilih untuk memberikan modal kepada trader, sekarang kamu bisa trading sendiri. Hal ini disebabkan adanya aplikasi trading yang sudah banyak bermunculan.

Hanya saja, kamu tidak boleh asal pilih aplikasi. Pernah dengar kan orang tertipu setelah menggunakan aplikasi trading tapi ternyata itu aplikasi abal-abal? Untuk itu, kamu harus memastikan bahwa aplikasi trading yang kamu pilih dibuat oleh perusahaan yang sudah mendapatkan legal formal dari pihak OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

Dengan adanya aplikasi trading ini, kamu bisa melakukan trading sendiri. Nah, di dalam aplikasi tersebut, ada yang disebut dengan candlestick. Jika kamu sudah pernah membuka aplikasi semacam ini, pasti kamu melihat adanya balok-balok yang menunjukkan pergerakan harga saham, misalnya. Balok yang biasanya berwarna hijau atau merah itu disebut dengan candlestick.

Jadi, secara singkat, candlestick merupakan grafik yang menunjukkan naik turunnya harga saham jika kamu trading di bursa saham. Dengan mengetahui cara membaca candlestick ini, kamu akan lebih mudah untuk mengetahui kondisi pasar apakah harga saham sedang naik, stagnan, atau turun. Lebih jauh lagi, informasi dari grafik ini juga akan membantu kamu untuk memahami seberapa besar potensi saham yang kamu sedang perjual-belikan.

Sangat disayangkan ketika siapa saja yang trading tidak tahu bagaimana cara membaca candlestick. Mereka tidak tahu dari mana keputusan diambil. Mereka tidak tahu kapan harus beli dan kapan harus jual. Mereka juga tidak memiliki alasan yang kuat saham mana yang harus mereka pilih. Lain hal ketika kamu tahu bagaimana cara baca candlestick. Keputusan paling awal yang kamu pilih pasti sudah sesuai dengan alasan yang tepat.

Baca juga: 20 Film Saham Yang Bisa Jadi Referensi Belajar Dunia Trading dan Investasi Keuangan

Begini Cara Baca Candlestick Saat Trading 

Setelah tahu apa itu candlestick, kamu pasti sudah mulai mengerti kenapa mengetahui cara baca candlestick itu sangat penting. Jika kamu ingin membuat keputusan yang akurat dan akhirnya mendapatkan profit saat trading, kamu wajib tahu mengenai hal ini.

Lalu, bagaimana cara membaca candlestick? Setidaknya ada hal yang perlu kamu analisis sebagai berikut:

  1. Harga Buka 

Dalam trading, ada yang disebut dengan open price atau harga buka. Ini menunjukkan harga pertama yang diperdagangkan. Dari grafik harga buka ini, kamu akan langsung mengerti apakah sebuah saham dinilai naik atau turun. Ini bisa dilihat dari pergerakan grafik, apakah naik dengan ditunjukkan melalui grafik hijau atau turun dengan grafik merah.

  1. Harga Tertinggi

Dalam candlestick, ada juga grafik yang menunjukkan harga tertinggi. Ini sering disebut dengan ekor atas. Ketika ekor bagian atas berada di atas tubuh, itulah harga tertinggi. Dengan satu syarat. Harga tersebut berada di atas harga buka.

  1. Harga Terendah

Ketika ada harga tertinggi, tentu saja ada grafik atau candlestick yang menunjukkan harga terendah. Ini terjadi ketika ekor bawah berada di bawah tubuh.

  1. Harga Terkini

Ada lagi yang disebut dengan harga terkini atau current price. Ini harga terakhir atau terbaru yang diperdagangkan.

Selain itu, ada juga elemen yang perlu kamu tahu, yaitu:

  1. Ukuran

Candlestick ini memiliki ukuran yang berbeda-beda. Meskipun warnanya, hijau, kamu perlu perhatikan ukuran candlestick-nya. Kamu harus tahu naik turunnya harga saham itu bisa dipengaruhi oleh pembeli dan juga penjual. Dalam hal ini, kamu harus tahu ketika ukuran candlestick besar, itu artinya saham dikendalikan oleh pemegang kendali. Namun, ketika ukurannya kecil, itu artinya pembeli ataupun penjual sebenarnya tidak punya kendali.

  1. Bentuk

Selain ukuran candlestick, perhatikan juga bentuknya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada yang ekor yang bisa dianalisis sehingga kamu mengetahui highest atau lowest price. Akan tetapi, kali ini pembahasannya bukan tentang harga terendah atau tertinggi. Ketika ekornya panjang, itu berarti harga sangat mungkin dikendalikan oleh trader. Hanya saja, ada penolakan dari trader lainnya. Dalam dunia trading, ekor itu menunjukkan volatilitas.

  1. Posisi  

Ini bagian yang sangat penting. Bahkan, beberapa trader mengatakan posisi candlestick ini sangat menentukan apakah seorang trader itu bisa profit atau sebaiknya loss. Posisi candlestick yang muncul ini menentukan kemungkinan tren ke depan apakah baik atau justru mengalami penolakan.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu tahu yang berkaitan dengan cara membaca candlestick. Tidak ada yang lebih sempurna daripada belajar lalu praktik. Jadi, ada baiknya kamu tidak hanya fokus belajar tapi sekaligus mempraktikkannya.

Setidaknya, kamu sekarang sudah tahu dasar membaca candlestick. Setelah itu, silakan kamu aplikasikan. Lalu kamu bisa bertanya atau ikut diskusi dengan para trader profesional lainnya.

Yang pasti, trading tidak hanya akan menjadi tren jangka pendek. Bisa saja ini akan menjadi tren investasi jangka panjang yang tidak hanya akan disenangi oleh kalangan orang dengan ekonomi tinggi tapi juga menengah atau bahkan bawah.

Trading seolah akan menjadi hal yang biasa dilakukan oleh orang yang mengerti pentingnya melakukan investasi. Ada banyak instrumen investasi. Namun, trading akan menjadi instrumen favorit, khususnya di kalangan anak muda.

Jadi, bukan hal yang salah ketika kamu saat ini mulai belajar tentang trading, terutama belajar tentang bagaimana cara membaca candlestick. Saat kamu membuka aplikasi trading, kamu tidak kebingungan. Kamu langsung tahu apa yang harus dilakukan, saham apa yang kamu bisa pilih, dan keputusan apa yang harus kamu ambil.

Artikel Lainnya