Rajin Nabung Tidaklah Cukup Jika Ingin Bebas Finansial Usia 40 Tahun

Bebas Finansial Usia 40 Tahun
Rajin Nabung Tidaklah Cukup Jika Ingin Bebas Finansial Usia 40 Tahun. Photo by Pexels
Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waktu baca: 3 menit

Rajin pangkal pandai. Ungkapan tersebut pasti sudah tidak asing lagi, bukan? Namun, sepertinya menabung tidak cukup jika kamu ingin bebas finansial usia 40 tahun. Setidaknya ada dua alasan.

Alasan yang pertama, tabungan yang kamu miliki misalnya di bank masih membuat kamu terus ingin ambil. Selalu ada hasrat untuk menarik uang dari ATM, entah itu untuk kebutuhan mendesak atau hanya untuk senang-senang saja. Yang kedua, nilai uang terus turun. Uang yang kamu tabung sebesar 10 juta sekarang akan turun di tahun-tahun mendatang. Sementara, nilai barang naik. Kebutuhan setiap hari juga semakin banyak.

Itulah mengapa kurang tepat jika kamu menabung terus menerus dengan tujuan kamu ingin bebas finansial usia 40 tahun. Bukan salah ya tapi kurang tepat.

4 Hal Perlu Dilakukan agar Bebas Finansial di Usia 40

Transparasi untuk bisnis jasa titip.
4 tips bebas finansial. Photo by Pexels

Tentu boleh saja kamu menabung. Akan tetapi, selain menabung, kamu sebaiknya melakukan beberapa tips berikut ini. Terutama jika usia kamu sudah masuk 30 tahun dan kamu ingin bebas finansial di usia 40 tahun.

Apa saja itu?

  • Hentikan Kebiasaan Berhutang

Ada yang menganggap jika tidak berhutang, maka tidak bisa memiliki apa-apa. Membeli rumah dengan KPR. Membeli mobil pun dengan cara kredit. Ini kan yang sering dilakukan orang sekarang ini? Karena ada anggapan bahwa mereka tidak bisa menabung untuk membeli barang-barang tersebut. Terlalu lama untuk menabung jika ingin mampu membeli. Hingga akhirnya shortcut­-nya adalah berhutang.

Untuk hal-hal tertentu, tentu tidak masalah. Misalnya saja karena urgent segera ingin memiliki rumah, boleh saja jika KPR. Toh harga rumah semakin naik. Namun, kurang tepat jika ini menjadi kebiasaan. Misalnya saja selain KPR rumah juga kredit mobil. Lalu kredit barang-barang konsumtif yang nilainya terus menurun.

Ini tidak hanya membebani tapi juga akan menjadi kebiasaan. Tidak sadar ketika usia kamu 40 tahun, kamu tetap saja memiliki hutang. Dan kamu akan terus melakukan hal yang sama demi tujuan yang katanya untuk memenuhi kebutuhan.

Baca juga: 6 Pertanyaan yang Menggambarkan Kondisi Keuangan yang Sehat

  • Jangan Turuti Gengsi

Mulai sekarang, jangan turuti gengsi. Biarkan orang lain membeli barang-barang mewah. Jika kamu tidak mampu, kamu tidak perlu memaksakan.

Agar tidak menuruti gengsi, caranya sangat mudah. Kamu bisa buat list barang-barang yang penting dan tidak penting. Misalnya saja barang yang penting adalah rumah. Mungkin kendaraan juga termasuk barang penting karena kamu sudah memiliki keluarga. Akan tetapi, jangan memaksakan diri untuk membeli mobil mewah jika tidak mampu. Apalagi kamu selalu bosan dan terus mengganti mobil setiap tahun, misalnya.

Buatlah list barang yang penting untuk kamu miliki. Setelah barang tersebut sudah kamu miliki, stop. Berhenti di sana. Gunakan uang kamu untuk hal lain seperti investasi. Jangan menuruti gengsi karena semakin hari tingkat gengsi kamu akan semakin tinggi. Dan menuruti gengsi itu tidak ada habisnya.

  • Mulailah Berinvestasi

Selain menabung, akan lebih baik jika kamu buat post untuk investasi. Kamu bisa investasi di reksadana di mana uang yang harus kamu investasikan tidak terlalu banyak. Atau kamu bisa investasi emas. Sekarang sudah ada model tabungan emas yang sangat ringan.

Yang pasti, tidak ada ruginya jika kamu melakukan investasi. Apalagi jika kamu investasi di tempat yang tepat di mana nilai investasi kamu potensi naiknya tinggi. Contoh sederhana adalah investasi di emas. Harga emas cenderung naik stabil, bukan?

Kamu bisa investasi di emas. Kamu kumpulkan hingga beberapa gram. Jika nilainya sudah besar, kamu bisa alihkan ke yang lain seperti tanah dan properti. Kamu jual emas yang sudah kamu tabung bertahun-tahun lalu kamu gunakan uangnya untuk membeli tanah atau properti.

Misalnya saja kamu beli tanah pertanian lalu kamu sewakan. Atau kamu beli rumah untuk kamu sewakan. Bisa jadi uang lagi, bukan?

  • Beli Premi Asuransi yang Diperlukan

Untuk mengurangi pengeluaran, kamu harus membeli premi asuransi. Misalnya saja asuransi kesehatan. Seperti yang kamu ketahui biaya berobat itu tinggi sekali. Dengan hanya membeli premi, kamu mendapatkan tanggungan biaya perawatan yang tinggi sekalipun. Ini jauh lebih baik daripada kamu menabung lalu uang tabungan akhirnya ludes ketika kamu sakit.

Itulah beberapa hal sederhana sebagai langkah awal yang bisa kamu lakukan jika ingin bebas finansial 40 tahun. Apalagi jika usia kamu sudah masuk 30 tahun. Mulailah sekarang atau kamu akan menyesal nanti.


Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mungkin Anda juga menyukai